Di sisi lain, polisi mulai menyusun dugaan. Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kemungkinan besar ini adalah pembunuhan. Alasannya sederhana tapi cukup kuat: tak ada jejak atau laporan tawuran di sekitar TPU saat kejadian.
Namun begitu, penyelidikan masih berjalan pelan. Polisi baru memeriksa tiga orang saksi awal. Mereka mendalami segala kemungkinan, mengumpulkan petunjuk sedikit demi sedikit.
Masyarakat pun diajak untuk membantu. Siapa pun yang mengenali remaja dengan ciri kawat gigi dan pakaian seperti yang disebutkan, diharap segera menghubungi Polres Metro Bekasi Kota. Mungkin saja ada keluarga di luar sana yang sedang cemas menunggu kabar.
Kasus ini meninggalkan banyak tanda tanya. Seorang remaja tewas mengenaskan di tempat yang seharusnya menjadi peristirahatan terakhir. Bagaimana dia bisa berakhir di sana, dan siapa yang bertanggung jawab, masih menjadi teka-teki yang harus dipecah.
Artikel Terkait
Enam Tersangka Narkoba NTB, Termasuk Mantan Polisi, Diperiksa Bareskrim di Jakarta
Kementan Tegaskan Komitmen Jaga Peternak dan Pertahankan HET
APPSI Perkuat Peran Stabilisasi Harga Pangan Dukung Program Pemerintah
Dua Pria Bersenjata Celurit Rampok Minimarket di Palangka Raya