Perkembangannya cukup menggembirakan. Hingga saat konferensi pers digelar, bantuan telah sampai ke 1.114 Kepala Keluarga.
Angka itu menunjukkan lompatan yang signifikan. Bayangkan, pada 6 Januari, baru 756 KK yang menerima. Dua hari kemudian, jumlahnya sudah bertambah hampir lima puluh persen.
Dana ini, kata Muhari, intinya untuk sewa kontrakan. Jadi, penerima memilih tinggal bersama kerabat atau menyewa rumah sendiri, alih-alih mengungsi ke huntara.
Upaya ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga, setidaknya untuk urusan tempat tinggal sementara, sembari menata kembali kehidupan mereka.
Artikel Terkait
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP
Dendam Berdarah di Palangka Raya: Keponakan Tikam Paman Hingga Tewas