Perkembangannya cukup menggembirakan. Hingga saat konferensi pers digelar, bantuan telah sampai ke 1.114 Kepala Keluarga.
Angka itu menunjukkan lompatan yang signifikan. Bayangkan, pada 6 Januari, baru 756 KK yang menerima. Dua hari kemudian, jumlahnya sudah bertambah hampir lima puluh persen.
Dana ini, kata Muhari, intinya untuk sewa kontrakan. Jadi, penerima memilih tinggal bersama kerabat atau menyewa rumah sendiri, alih-alih mengungsi ke huntara.
Upaya ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga, setidaknya untuk urusan tempat tinggal sementara, sembari menata kembali kehidupan mereka.
Artikel Terkait
Mudik Gratis Jakarta 2026 Dibuka untuk Warga Non-DKI, Pendaftaran Dikelompokkan Berdasarkan Tujuan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Wafat di Jakarta
Mahfud MD: Korupsi dan Pengelolaan Program Pemerintah yang Tidak Profesional Juga Pelanggaran HAM
Garena Rilis Kode Redeem Free Fire Terbaru, Berisi Skin hingga Diamond Gratis