Jet tempur canggih Dassault Rafale asal Prancis sebentar lagi akan mendarat di Indonesia, memperkuat barisan TNI AU. Rencananya, pesawat-pesawat multiperan ini akan ditempatkan di Skadron Udara 12 'Panther Hitam' yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Menyambut kedatangan sang bintang baru, Skadron Udara 12 pun melakukan pergeseran armada. Sejumlah pesawat tempur Hawk 109/209 mereka pindahkan ke Skadron Udara 1 di Supadio, Pontianak. Prosesi pelepasan yang penuh khidmat itu digelar Rabu (7/1) lalu, dipimpin langsung oleh Pangkoopsau, Marsda TNI Djoko Hadipurwanto.
“Tradisi pelepasan pesawat merupakan bentuk penghormatan TNI AU terhadap alutsista yang telah mengabdi, sekaligus simbol estafet pengabdian antar satuan,” ujar Djoko.
Ia menekankan, peran Hawk selama ini sungguh vital. Pesawat itu jadi tulang punggung pembinaan kemampuan tempur para penerbang, sekaligus andalan dalam berbagai latihan dan menjaga kesiapan operasional skadron. Semua itu, tentu saja, tak lepas dari kerja keras para awak di darat: teknisi dan personel pendukung yang menjaga Hawk tetap siaga.
“Oleh karena itu, tradisi pelepasan ini tidak hanya bermakna administratif, tapi juga memiliki nilai historis dan emosional yang patut kita hormati bersama,” tambah Djoko.
Mengenang Hawk 109/209
Sebelum era Rafale, TNI AU mengandalkan Hawk. Sekitar 40 unit pesawat ini didatangkan bertahap antara pertengahan 1980-an hingga 1990-an. Fungsinya ganda: sebagai jet latih tempur sekaligus pesawat serang darat yang mendukung operasi F-16.
Namun begitu, zaman terus bergulir. Kehadiran jet latih tempur KAI T-50 Golden Eagle perlahan mulai menggantikan peran sang veteran. Produksi British Aerospace (BAE) ini dulu hanya dioperasikan oleh dua skadron: Skadron Udara 12 di Pekanbaru dan Skadron Udara 1 di Pontianak.
Dari segi spesifikasi, Hawk mampu melesat hingga kecepatan mach 1.2. Daya jelajahnya sekitar 892 kilometer. Untuk urusan senjata, pesawat ini punya lima cantelan dua di setiap sayap dan satu lagi di bawah badan pesawat yang siap membawa berbagai muatan misi.
Artikel Terkait
Kawanan Monyet Liar Turun ke Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo Akibat Kekurangan Pakan
Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar Singapore Open Usai Dibalik Prannoy
Malam Takbiran Idul Adha di Kayong Utara Meriah, Mahfud MD dan Dasad Latif Hadiri Pawai Mobil Hias
Wali Kota Makassar Soroti Ketidaklolosan Calon Paskibraka Nasional 2026, Minta Seleksi Dilakukan Secara Fair