Kabupaten Aceh Timur kembali digenangi air. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Rabu malam lalu memicu banjir susulan, memperluas wilayah terdampak dengan cepat. Tak tanggung-tanggung, 44 desa di sepuluh kecamatan kini terendam.
Afifullah, Pelaksana Tugas Kepala BPBD setempat, mengonfirmasi perluasan ini. Awalnya hanya lima kecamatan, namun dalam hitungan jam bertambah menjadi sepuluh.
Daerah yang paling merasakan dampaknya antara lain Simpang Ulim, Pante Bidari, hingga Rantau Selamat. Daftarnya panjang, mencerminkan betapa luasnya persebaran banjir kali ini.
Berdasarkan data sementara, korban terdampak mencapai lebih dari lima ribu jiwa. Mayoritas, sekitar 4.902 orang, memilih bertahan di rumah mereka meski air mulai merendam. Namun begitu, tak semua bisa bertahan di tempat.
Artikel Terkait
Dua Advokat Gugat MK, Minta Syarat Calon Presiden Dilarang Berkeluarga dengan Petahana
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Pati
Larangan Truk Tiga Sumbu Saat Lebaran 2026 Ancam Pasokan Kemasan dan Pabrikan
Polri Dampingi Keluarga Korban dan Pastikan Proses Hukum Kasus Brimob Tewaskan Pelajar di Tual