JAKARTA – Baru beberapa bulan berseragam Ajax Amsterdam, ancaman sudah mengintai Maarten Paes. Kiper andalan Timnas Indonesia itu tiba-tiba posisinya goyah. Padahal, transfer dari FC Dallas dulu dianggap sebagai langkah besar untuk kariernya di Eropa.
Namun begitu, kabar dari Belanda justru mengejutkan. Raksasa dari Amsterdam itu dikabarkan sedang mencari kiper baru. Bukan sekadar mencari pendamping, melainkan penjaga gawang utama yang lebih berpengalaman. Kalau rencana ini benar-benar jalan, bisa-bisa Paes cuma numpang duduk di bangku cadangan musim depan.
Media Algemeen Dagblad yang pertama kali memberitakannya. Mereka bilang, manajemen Ajax sebenarnya belum puas dengan kondisi kiper mereka saat ini. Performa lini pertahanan yang bolong-bolong dalam beberapa musim terakhir rupanya membuat mereka gelisah.
Jordi Cruyff, sang Direktur Teknik, disebut sedang aktif berburu. Targetnya jelas: kiper matang yang siap pakai, yang bisa langsung dipercaya mengawal gawang. Langkah ini, kalau jadi, praktis mengubah total proyeksi awal untuk Paes. Dari yang diharapkan jadi “tembok”, bisa jadi cuma pelapis.
Ini tentu ujian berat buat Paes. Datang dengan harapan besar, eh malah dapat ancaman di awal. Tekanan di Eredivisie dan Eropa memang tinggi. Tapi, rencana Ajax ini terasa kejam. Mereka seperti tak mau ambil risiko dengan menaruh kepercayaan penuh pada Paes yang masih relatif baru.
Menurut sejumlah saksi, situasinya makin runyam karena dampaknya merembet ke pemain muda lain.
Korbankan Talenta Muda
Bukan cuma Paes yang terancam. Joeri Heerkens, kiper muda potensial jebolan akademi Ajax, ikut kena getahnya. Demi memberi tempat buat kiper baru yang akan datang, Heerkens kemungkinan besar akan “disingkirkan” dulu.
Rencananya, dia akan dipinjamkan ke Heracles Almelo. Supaya dapat menit bermain, katanya. Tapi jelas, ini sinyal bahwa Ajax sedang bersiap dengan wajah baru di bawah mistar.
Tantangan Pembuktian bagi Paes
Jadi apa yang bisa dilakukan Paes? Hanya satu: membuktikan diri. Setiap sesi latihan, setiap kesempatan bermain yang ia dapat harus ia manfaatkan maksimal. Ia harus tunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya tidak salah tempat.
Kalau gagal? Nasibnya bisa suram. Bursa transfer musim panas belum lama dibuka, dan Ajax sudah siap dengan skenario kejam: mendatangkan bintang baru dan mendudukkan Paes di bangku cadangan. Itu risiko nyata.
Publik Indonesia kini cuma bisa menanti. Apakah “Tembok” Merah-Putih ini sanggup mematahkan semua keraguan, atau justru tersingkir oleh kerasnya persaingan di klub sebesar Ajax. Waktunya tak banyak.
Artikel Terkait
Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Jangan Larut dalam Euforia Kemenangan atas Oman
Persib Bandung Dikabarkan Incar Eks Bintang Real Madrid Jese Rodriguez
An Se Young Comeback Dramatis dari 7-17, Kalahkan Chen Yufei di Semifinal Indonesia Open
Veda Ega Pratama Alami Kecelakaan di FP2 Moto3 Hungaria 2026, Pilih Pit untuk Evaluasi Motor