Kemenangan telak 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam, disambut gembira oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perjuangan Timnas Indonesia belum berakhir.
Erick mengaku puas dengan performa Skuad Garuda yang tampil meyakinkan di hadapan publik sendiri. Kemenangan ini terasa istimewa karena memutus catatan buruk Indonesia yang tidak pernah menang atas Oman dalam 38 tahun terakhir. Hasil tersebut juga diraih dengan skor telak tanpa kebobolan, menunjukkan soliditas tim.
Namun, Erick tidak ingin euforia ini membuat pemain dan ofisial cepat berpuas diri. Ia menegaskan bahwa masih ada agenda penting yang menanti, yaitu pertandingan melawan Mozambik. Menurutnya, lawan berikutnya itu memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi, yakni di posisi 101 dunia, sementara Indonesia masih bertengger di peringkat 118.
"Ya, pasti senang, tapi kan masih ada pertandingan lawan Mozambik. Ranking-nya juga di atas kita, (sekitar) seratus. Ya, mudah-mudahan kalau kedua pertandingan ini hasilnya baik, kan paling tidak tingkat FIFA-nya juga bisa lebih baik," ujar Erick di Stadion GBK, Jumat malam.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan atas Oman dipandang sebagai bagian dari proses panjang. Timnas Indonesia harus menjaga konsistensi agar posisi di ranking FIFA ikut terdongkrak. Laga kontra Mozambik menjadi kesempatan berikutnya untuk memperkuat momentum positif.
Di sisi lain, Erick juga menyinggung proses pembangunan tim di bawah arahan pelatih John Herdman. Ia menilai tim masih membutuhkan waktu untuk berkembang lebih stabil. Meski kemenangan atas Oman penting, PSSI memiliki sejumlah target lain yang harus dipersiapkan dengan matang, seperti turnamen AFF dan FIFA ASEAN yang belum dijadwalkan.
"Kita lihat karena kan tentu masih ada target-target yang lain. Ada habis ini AFF, ada FIFA ASEAN yang belum diumumkan, nanti kita sabar saja. Karena kembali membangun (tim) saya rasa pasti kasih kesempatan John waktulah," katanya.
Komentar Erick menjadi sinyal dukungan penuh untuk John Herdman. Pelatih asal Inggris itu diberi ruang untuk membangun fondasi permainan Skuad Garuda. Kini, fokus timnas Indonesia mengarah ke pertandingan berikutnya. Mozambik menjadi ujian baru untuk melihat sejauh mana konsistensi Garuda setelah pesta 3-0 atas Oman.
Artikel Terkait
Persib Bandung Dikabarkan Incar Eks Bintang Real Madrid Jese Rodriguez
An Se Young Comeback Dramatis dari 7-17, Kalahkan Chen Yufei di Semifinal Indonesia Open
Veda Ega Pratama Alami Kecelakaan di FP2 Moto3 Hungaria 2026, Pilih Pit untuk Evaluasi Motor
Banding Leopard Racing Ditolak, Adrian Fernandez Kehilangan Poen Enam Seri, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Moto3