PT Elnusa Tbk (ELSA) resmi memperoleh fasilitas kredit jangka pendek senilai 20 juta dolar Amerika Serikat dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) guna memperkuat likuiditas dan memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan. Perjanjian kredit tersebut ditandatangani pada 2 Juni 2026 oleh Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, bersama Group Head Corporate Banking 1 BRI, Yodi Herzaman.
Berdasarkan perjanjian yang telah disepakati, Elnusa mendapatkan plafon kredit sebesar 20 juta dolar AS dengan masa berlaku hingga 27 April 2027. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung pendanaan jangka pendek, baik bagi perusahaan induk maupun entitas anak usaha. Manajemen Elnusa menyatakan bahwa langkah ini diharapkan mampu memperkuat fleksibilitas pendanaan, menjaga stabilitas arus kas, serta mendukung pembiayaan berbagai proyek yang tengah berjalan.
Nelwin Aldriansyah menegaskan bahwa fasilitas kredit tersebut tidak sekadar memenuhi kebutuhan modal kerja, tetapi juga memperkuat posisi likuiditas perusahaan di tengah dinamika bisnis sektor energi yang terus bergerak. “Selain mendukung kebutuhan modal kerja, fasilitas ini memperkuat posisi likuiditas kami serta memberikan ruang yang lebih luas untuk menangkap peluang pertumbuhan bisnis. Dukungan BRI merupakan bentuk kepercayaan terhadap kinerja Elnusa sekaligus mendukung upaya kami dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Yodi Herzaman menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung perusahaan nasional yang memiliki peran strategis terhadap perekonomian Indonesia. Hubungan kerja sama antara Elnusa dan BRI sendiri telah terjalin sejak 2012, diawali dengan fasilitas Non Cash Loan berplafon awal 20 juta dolar AS. Seiring perkembangan bisnis, sinergi kedua pihak terus diperluas, termasuk melalui peningkatan fasilitas pada 2020 dan penyediaan layanan Supply Chain Financing.
Artikel Terkait
33 Komunitas dan MNC Insurance Ramaikan Festival Kendaraan Klasik The Heritage Vol. 1 di Lembang
Krom Bank Catat DPK Rp10 Triliun dan Tembus 1 Juta Rekening Baru Setelah Bertransformasi Jadi Bank Digital
Penumpukan 3.100 Kontainer di Tanjung Priok Hambat Logistik, Menkeu Minta Operasional 24 Jam dan Sanksi bagi Importir
Ekonom: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kokoh, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berlebihan