Dia langsung berbisik pada stafnya yang menyetir. “Saya bilang, jangan diklakson, jangan didahului. Biarin aja. Kita ikuti saja.”
Begitu mobil misterius itu belok kanan, Refly memilih belok kiri. Dia punya alasan sendiri untuk bersikap hati-hati. “Saya paham, kalau ini semacam teror di jalanan atau modus street justice, saya khawatir. Kalau kita klakson, dia bisa berhenti dan cari gara-gara untuk marah. Habis itu, urusannya bisa panjang.”
Di sisi lain, Refly menyampaikan harapannya kepada pihak berwajib. Suaranya terdapat sedikit getar. “Saya mohon kepada penegak hukum, kita semua ini warga negara. Punya kedudukan yang sama di mata hukum. Jangan diperlakukan seperti ini, dong…”
Ungkapannya ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah cuitan dari akun @regar_op0sisi menanggapi dengan nada sinis, “Mungkin anda sudah jadi DPO bung. @ReflyHZ”. Cuitan itu disertai tangkapan layar yang memperlihatkan unggahan video Refly.
Artikel Terkait
Prabowo Canangkan Pengembangan Avtur dari Sawit dan Jelantah
Dominasi 61 Tahun Golkar di Sulsel Terpatahkan, Nasdem Jadi Pemenang Pemilu 2024
Gencatan Senjata AS-Iran Goyah, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Waterboom Grand Mall Maros Tawarkan Wahana Air Terjangkau di Dekat Makassar