Pemimpin Separatis Yaman Hilang Usai Pesawatnya Tertunda, Saudi Lancarkan Serangan Udara

- Rabu, 07 Januari 2026 | 14:54 WIB
Pemimpin Separatis Yaman Hilang Usai Pesawatnya Tertunda, Saudi Lancarkan Serangan Udara

Krisis ini, mau tidak mau, membuka borok lama. Retaknya hubungan Saudi dan UEA dalam koalisi yang dibentuk lebih dari sepuluh tahun lalu untuk melawan Houthi kini kian jelas. STC sendiri dibentuk tahun 2017 dengan sokongan UEA, dan selama bertahun-tahun menjadi bagian dari pemerintahan Yaman. Tapi bulan lalu, semuanya berubah.

Pasukan STC tiba-tiba merebut wilayah luas di selatan. Gerakan itu mengubah peta kekuatan dan memicu ketegangan terbuka antara Riyadh dan Abu Dhabi. UEA pun menarik pasukannya dari Yaman, tak lama setelah Saudi menilai gerakan STC mengancam keamanan perbatasannya.

Di sisi lain, Rabu itu juga diwarnai aksi militer. Koalisi Saudi mengonfirmasi serangan udara terbatas di Provinsi al-Dhalea kampung halaman Zubaidi. Mereka bilang ini langkah pencegahan, setelah memantau pergerakan pasukan bersenjata yang meninggalkan basis mereka.

Menurut sejumlah saksi di lapangan dan sumber internal STC, serangan udara yang terjadi bukan cuma satu atau dua. Lebih dari lima belas kali serangan dilaporkan mengguncang provinsi tersebut. Suasana mencekam, dan nasib perundingan ke depan semakin tidak menentu.


Halaman:

Komentar