Andien Ajak Anak Pungut Sampah di CFD, Terungkap Kebiasaan Anti Plastik yang Sudah Dilakukan Lama
Penyanyi Andien Aisyah kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan mengajak kedua anaknya melakukan aksi plogging atau memungut sampah di Car Free Day (CFD) Jakarta. Kegiatan ini mengungkap fakta bahwa gaya hidup minim sampah sudah menjadi kebiasaan dalam keluarganya.
Andien mengungkapkan bahwa ia sudah lama meninggalkan kebiasaan menggunakan botol plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari. "Aku sudah meninggalkan (botol sekali pakai), sudah cukup lama sih. Sudah cukup lama sudah meninggalkan itu," ujar Andien di kawasan CFD Sudirman, Jakarta Pusat.
Bagi penyanyi berusia 40 tahun ini, membawa bekal minuman dan makanan sendiri dari rumah kini bukan lagi sekadar kesadaran, melainkan sudah menjadi kebiasaan yang otomatis dilakukan. "Karena kalau untukku sih sudah jadi habit sebenarnya kalau di rumah. Jadi tadinya mungkin dari kesadaran, cuman sudah jadi kebiasaan aja," tegasnya.
Yang menarik, anak-anak Andien justru melihat kegiatan memungut sampah sebagai aktivitas yang menyenangkan. "Bisa dilihat ya betapa anak-anak rasanya kalau diajak memungut sampah, mereka tuh melihat ini sebagai sesuatu yang fun, kadang kompetitif juga," cerita Andien.
Andien juga melihat peran besar anak-anak sebagai agen perubahan. Menurutnya, kepolosan anak-anak saat menegur orang dewasa justru lebih efektif. "Mereka sebenarnya edukator yang hebat banget. Ketika mereka menyuarakan, 'Mas, jangan buang sampah dong,'. Itu kayak orang lebih tersentil," jelasnya.
Bagi Andien, melibatkan anak secara langsung dalam aksi nyata merupakan metode pendidikan terbaik. Dengan cara ini, anak-anak tidak hanya mendengar teori tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga merasakan langsung pengalaman melakukan aksi positif untuk bumi.
Artikel Terkait
Rizky Febian Gandeng Musisi Tunanetra Willy Albani Rilis Single Mencinta Tanpa Arah
Lee Seung Gi dan Lee Da In Dikabarkan Menantikan Anak Kedua
Suami Mpok Alpa Siap Gugat Mantan Manajer Diduga Gelapkan Rp2,1 Miliar
Keluarga Almarhumah Tika Bantah Klaim Restu Poligami Pesulap Merah