Pengendara Motor Tabrak Bus Transjakarta Kosong di Cijantung, Tak Ada Korban Jiwa

- Jumat, 13 Februari 2026 | 12:50 WIB
Pengendara Motor Tabrak Bus Transjakarta Kosong di Cijantung, Tak Ada Korban Jiwa

MURIANETWORK.COM - Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan setelah menabrak bus Transjakarta di Flyover Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (12 Februari 2026) malam. Insiden yang diduga disebabkan karena pengendara mengantuk ini berakhir tanpa korban jiwa dan telah diselesaikan secara damai antara kedua belah pihak.

Kronologi Insiden di Flyover Cijantung

Kejadian berlangsung saat bus Transjakarta dalam perjalanan menuju depot setelah selesai beroperasi. Unit bus tersebut dalam kondisi kosong, tidak mengangkut penumpang. Menurut penjelasan resmi, kecelakaan terjadi ketika pengendara sepeda motor yang diduga kelelahan menabrak bagian belakang kendaraan besar itu.

Akibat tabrakan, sepeda motor tersangkut di kolong bus. Meski terdengar serius, situasi beruntung tidak berakhir tragis.

Konfirmasi dan Penyelesaian Damai

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan klarifikasi terkait unit yang terlibat. "Kami mengonfirmasi bahwa unit bus tersebut adalah MYS 18180, dalam kondisi kosong tanpa pelanggan karena sedang perjalanan menuju depo," jelasnya pada Jumat (13/2/2026).

Wardhani lebih lanjut memaparkan penyebab insiden. "Kecelakaan terjadi akibat bus ditabrak dari belakang oleh pengendara sepeda motor yang mengaku mengantuk, sehingga kendaraan masuk ke kolong bus," tuturnya.

Yang menggembirakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Wardhani menegaskan bahwa masalah telah ditangani dengan baik. "Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan antara operator Mayasari dengan pengendara tersebut," ungkapnya.

Imbauan Keselamatan Berkendara

Melihat akar masalah yang diduga berasal dari kelelahan pengendara, Transjakarta mengingatkan pentingnya kesiapan fisik sebelum mengemudi. Imbauan khusus diberikan untuk berkendara pada jam-jam rawan dimana konsentrasi mudah menurun. Kesiapan dan kewaspadaan pengendara menjadi faktor kunci mencegah kejadian serupa terulang di tengah padatnya lalu lintas ibu kota.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar