MURIANETWORK.COM - Dua perusahaan asuransi jiwa di bawah naungan Holding BUMN IFG, yakni IFG Life dan Mandiri Inhealth, membayarkan total klaim dan manfaat senilai Rp10,7 triliun sepanjang tahun 2025. Nilai pembayaran yang signifikan ini disalurkan kepada lebih dari 1,1 juta peserta, menegaskan peran vital kedua perusahaan dalam memberikan jaring pengaman finansial dan kesehatan bagi masyarakat luas.
Komitmen Nyata Melalui Pembayaran Klaim
Pembayaran triliunan rupiah tersebut bukan sekadar angka statistik. Menurut pihak perusahaan, angka ini merupakan bukti konkret komitmen mereka dalam memberikan perlindungan yang berdampak langsung. Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di sektor asuransi dan penjaminan, IFG Life dan Mandiri Inhealth menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam memenuhi kewajiban sesuai polis.
Hal ini, pada gilirannya, memberikan ketenangan bagi peserta untuk memfokuskan diri pada pemulihan kesehatan atau melanjutkan rencana keuangan mereka tanpa beban yang memberatkan.
Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan sekaligus Plt Direktur Operasional IFG Life, menegaskan hal tersebut. "Angka ini mencerminkan komitmen nyata kedua perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tuturnya.
Rincian Kontribusi Masing-Masing Perusahaan
Dari total Rp10,7 triliun, kontribusi masing-masing perusahaan cukup jelas. IFG Life tercatat telah menyalurkan dana sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 pesertanya. Sementara itu, Mandiri Inhealth membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp4,4 triliun.
Artikel Terkait
Pembangunan Rusun di Bantaran Rel Senen Ditargetkan Mulai Mei 2026
Maarten Paes Raih Kiper Terbaik PSSI Awards 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Kolektif
Dua Personel UNIFIL Tewas dalam Ledakan di Lebanon Selatan
KPK Tetapkan Dua Pengusaha Haji sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota