Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun di Prancis kini harus berhadapan dengan meja hijau setelah mengaku menikam remaja lain hingga tewas, dipicu oleh pertengkaran yang diduga bermula dari penolakan pertemanan di media sosial TikTok oleh seorang gadis.
Tersangka muncul di pengadilan di Meaux, dekat Paris, pada Senin (25/5/2026) waktu setempat. Ia langsung didakwa dengan tuduhan pembunuhan berencana dan ditahan sambil menunggu sidang lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/5/2026). Peristiwa nahas itu terjadi pada hari Sabtu di sebuah lokasi perkemahan di Villevaude, kawasan pinggiran Paris.
Rangkaian kejadian berdarah tersebut bermula ketika tersangka berulang kali ditolak sebagai kontak TikTok oleh seorang gadis. Situasi semakin memanas setelah terjadi panggilan telepon antara tersangka dan gadis itu pada hari Sabtu. Dalam percakapan tersebut, seorang remaja laki-laki lain berusia 17 tahun yang merupakan pacar dari teman dekat gadis itu mengambil alih telepon dan menantang tersangka untuk berkelahi di lokasi perkemahan.
Jaksa Penuntut, Bladier, mengungkapkan bahwa korban diserang oleh dua orang di tempat perkemahan. Akibat serangan itu, ia menderita luka tusukan fatal di bagian dada. Tersangka, yang berhasil diidentifikasi oleh saksi mata, ditangkap pada Sabtu malam setelah ia datang ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit di pinggiran kota Paris. Saat itu, ia mengalami luka tusukan pisau di tangannya dan mengaku bahwa luka tersebut disebabkan oleh kecelakaan.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku kepada penyidik bahwa ia pergi ke lokasi perkemahan dengan membawa pisau. Tujuannya, menurut pengakuannya, adalah “untuk menunjukkan bahwa ia tidak takut.”
“Tersangka mengatakan ia kehilangan akal dan tidak bermaksud membunuh,” ujar Bladier dalam pernyataannya.
Catatan kriminal tersangka menunjukkan bahwa ia pernah terlibat dalam kasus kekerasan terhadap kerabat yang lebih tua serta kepemilikan senjata. Sementara itu, jaksa penuntut menyebutkan bahwa seorang teman tersangka yang diduga bertindak sebagai kaki tangan di lokasi perkemahan hingga saat ini belum berhasil diidentifikasi.
Artikel Terkait
Golkar Soroti Empat Masalah Utama Guru Honorer dan PPPK, Minta Sinergi Lintas Kementerian
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bitung, Getaran Terasa Hingga Manado dan Ternate
Jadwal Salat Makassar 26 Mei 2026: Imsak Pukul 04.34 Wita, Subuh 04.44 Wita
Finnet Indonesia Salurkan 20 Laptop dan 6 Televisi ke Dua Yayasan Sosial untuk Dukung Pendidikan