MURIANETWORK.COM - Polemik singkat antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait proyek pembangunan kapal dalam negeri telah berakhir. Ketegangan yang sempat muncul di publik mereda setelah kedua pihak memberikan klarifikasi dan terlihat berkomunikasi dengan baik. Isu ini bermula dari pernyataan mengenai realisasi anggaran dan kewenangan pelaksanaan proyek yang masih dalam tahap pembahasan.
Asal Mula Polemik
Gesekan pendapat ini berawal dari forum Kadin, di mana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti bahwa belum ada pemesanan kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), padahal anggaran untuk program tersebut disebut telah disiapkan. Dalam forum itu, ia mendorong agar program pembangunan kapal segera direalisasikan untuk mendukung industri galangan kapal dalam negeri. Pernyataan ini kemudian memantik respons dan klarifikasi dari pihak KKP.
Klarifikasi dari Menteri Trenggono
Menanggapi hal tersebut, Menteri Sakti Wahyu Trenggono memberikan penjelasan detail. Ia memaparkan bahwa proyek kapal yang dimaksud, yang dananya bersumber dari pinjaman Inggris, masih berada dalam proses pembahasan antar lembaga. Trenggono juga menegaskan batas kewenangan dalam pelaksanaannya.
"Pelaksanaan proyek berada di bawah kewenangan Badan Logistik Pertahanan, sementara KKP hanya berperan pada aspek teknis dan penyediaan tenaga kerja," jelasnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak PBB Investigasi Serangan Israel yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Mendagri Tito Karnavian: Pengumuman Resmi WFH ASN Dijadwalkan Besok
Kejagung Bantah Intimidasi Terdakwa, Sebut Pemberian Kue Bagian dari Program Jaksa Humanis