BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Meningkat di Berbagai Pesisir Indonesia pada Pertengahan Februari 2026

- Kamis, 12 Februari 2026 | 08:20 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Meningkat di Berbagai Pesisir Indonesia pada Pertengahan Februari 2026

MURIANETWORK.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir di berbagai wilayah Indonesia. Lembaga tersebut memprediksi potensi banjir rob atau banjir pesisir akan meningkat dalam periode dua pekan, mulai 12 hingga 25 Februari 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul prediksi fenomena astronomis yang dapat memicu kenaikan muka air laut secara signifikan.

Penyebab Utama: Fase Bulan Baru

Peningkatan risiko banjir rob ini, menurut analisis BMKG, dipicu oleh fenomena fase Bulan Baru yang diperkirakan terjadi pada 17 Februari 2026. Fase ini secara alami dapat meningkatkan gaya tarik gravitasi, berpotensi menyebabkan pasang air laut maksimum. Kondisi ini diperparah jika bertemu dengan faktor meteorologi lain, seperti angin kencang atau gelombang tinggi.

Dalam keterangan resminya yang dirilis Kamis (12/2/2026), BMKG menjelaskan, "Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia."

Dampak dan Imbauan untuk Masyarakat

Banjir rob yang diprediksi bukan hanya sekadar genangan air. BMKG mengingatkan bahwa gangguan bisa meluas ke sektor ekonomi dan transportasi. Aktivitas di pelabuhan, seperti bongkar muat barang, berpotensi terhambat. Demikian pula dengan usaha masyarakat pesisir, seperti tambak garam dan perikanan darat, perlu bersiap menghadapi dampaknya.

Oleh karena itu, imbauan kewaspadaan secara khusus disampaikan kepada warga yang bermukim atau beraktivitas di kawasan pesisir dan sekitar pelabuhan. Kesiapsiagaan sejak dini dinilai krusial untuk meminimalisir risiko dan kerugian.

Rincian Lokasi dan Waktu Potensi Banjir Rob

Peringatan BMKG mencakup wilayah yang sangat luas, hampir di seluruh kepulauan Indonesia. Berikut adalah rincian lokasi dan periode waspada berdasarkan rilis resmi:

Pulau Sumatera & Kepulauan Riau

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar