Trump Unggah Foto Mengejutkan: Maduro Diborgol di Kapal Perang AS

- Minggu, 04 Januari 2026 | 00:48 WIB
Trump Unggah Foto Mengejutkan: Maduro Diborgol di Kapal Perang AS

Lewat akun Truth Social miliknya, Donald Trump membuat kejutan. Mantan Presiden AS itu mengunggah sebuah foto yang langsung mengejutkan banyak pihak: Nicolas Maduro, presiden Venezuela, dalam kondisi ditahan. Foto itu menunjukkan Maduro berada di atas kapal perang AS, USS Iwo Jima.

Trump hanya memberi keterangan singkat. "Nicolas Maduro di kapal USS Iwo Jima," tulisnya di platform media sosial tersebut.

Dalam foto itu, penampilan Maduro jauh dari kesan seorang kepala negara. Ia memakai sweater dan celana training berwarna abu-abu. Matanya tertutup kain hitam, dengan pelindung telinga menempel di kepalanya. Tangannya terlihat diborgol, dan yang cukup mencolok, di genggamannya terlihat sebuah botol air mineral.

Di belakangnya, sosok lain berdiri. Seorang petugas yang serba hitam, dengan tulisan "DEA" yang mencolok di dadanya. Badan itu, Drug Enforcement Administration, memang punya wewenang luas dalam urusan narkotika.

Penangkapan ini sendiri bukan tanpa alasan. Pemerintah AS mendakwa Maduro terlibat dalam konspirasi narkoterorisme. Dakwaan berat yang sudah lama mengincarnya.

Menurut laporan CNN, Maduro tidak sendirian. Ia ditahan bersama istrinya, dan mereka berdua ditempatkan di ruang perwira kapal USS Iwo Jima. Kapal serbu amfibi itu konon sudah berlayar di perairan Karibia sejak hari Natal lalu.

"Melihat Maduro, saya rasa ia ditempatkan di ruang kecil dengan dua tempat tidur. Satu untuk dirinya, dan satu untuk istrinya, mungkin ada kamar mandi dan akomodasi lainnya,"

Begitu kata James Stavridis, mantan Komandan Tertinggi Armada Gabungan NATO, yang memberikan analisisnya kepada CNN. Situasinya jelas: ini bukan penahanan biasa. Sebuah gambar yang berbicara lebih keras dari ribuan kata, diunggah langsung oleh tokoh yang paling sering jadi berita.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar