tegas pemerintah. Suaranya terdengar lantang, penuh keyakinan.
Namun begitu, kata-kata saja dianggap tak cukup. Pemerintah pun mendorong semua kekuatan sosial dan politik di dalam negeri untuk segera bergerak. Rencana mobilisasi harus diaktifkan, sekaligus untuk mengecam agresi AS secara lebih luas.
Mereka mengklaim kesiapan penuh. Rakyat dan Angkatan Bersenjata, dalam satu kesatuan yang solid antara sipil, militer, dan polisi, telah disiagakan. Tujuannya jelas: menjaga kedaulatan dan perdamaian nasional. Sementara itu, di meja diplomasi, langkah-langkah juga disiapkan.
pungkas pernyataan itu. Sebuah ancaman hukum dan politik yang hendak dibawa ke forum dunia.
Artikel Terkait
PSM Makassar Terperosok Usai Tumbang Lagi dari Persebaya
Kebakaran Hanguskan Pabrik Briket Arang di Cirebon, Diduga Akibat Oven Overheat
Banjir Rendam Ribuan Hektar Sawah, Klaim Asuransi Tani Tembus Rp 9,4 Miliar
Ramadan, Tradisi Ziarah ke Makam Ulama dan Tokoh Sejarah di Sulawesi Selatan