tegas pemerintah. Suaranya terdengar lantang, penuh keyakinan.
Namun begitu, kata-kata saja dianggap tak cukup. Pemerintah pun mendorong semua kekuatan sosial dan politik di dalam negeri untuk segera bergerak. Rencana mobilisasi harus diaktifkan, sekaligus untuk mengecam agresi AS secara lebih luas.
Mereka mengklaim kesiapan penuh. Rakyat dan Angkatan Bersenjata, dalam satu kesatuan yang solid antara sipil, militer, dan polisi, telah disiagakan. Tujuannya jelas: menjaga kedaulatan dan perdamaian nasional. Sementara itu, di meja diplomasi, langkah-langkah juga disiapkan.
pungkas pernyataan itu. Sebuah ancaman hukum dan politik yang hendak dibawa ke forum dunia.
Artikel Terkait
Di Balik Gelap, Syifa dan Suami Nyalakan Pelita Quran Braille di Cibinong
Menteri Hukum Tegaskan: Kritik Boleh, Stiker Tidak Senonoh untuk Presiden Masih Bisa Kena Pasal
Prabowo dan Gibran Hadiri Pembukaan Perayaan Natal Nasional 2025
Bus Ziarah dari Lampung Hangus Terbakar di Tol Cikampek, 34 Penumpang Selamat