Mobil operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) punya tugas khusus. Itu pesan tegas dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, kepada para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Intinya, kendaraan itu cuma untuk mengantar bantuan gizi ke sekolah dan posyandu, bukan untuk keperluan lain.
"Mobil operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apalagi untuk urusan lain," tegas Nanik di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, sudah ada sanksi menanti bagi yang melanggar. Sanksinya berupa penghentian sementara operasional SPPG. Jadi, bukan main-main.
Di sisi lain, Nanik juga menyoroti soal kebersihan. Mobil yang dipakai belanja ke pasar, menurutnya, berisiko mengotori bahan pangan yang akan diolah. "Bisa dipastikan bahan baku yang dibeli masih harus dibersihkan lagi," ujarnya. Itu sebabnya, kebersihan mobil harus dijaga ketat.
Lalu, bagaimana kalau mitra atau pemasok memaksa menggunakan mobil SPPG untuk belanja?
Artikel Terkait
Perundingan Nuklir AS-Iran di Pakistan Gagal Lagi, Vance Soroti Penolakan Komitmen Jangka Panjang
Harga Emas Pegadaian Stagnan, UBS dan Galeri 24 Tak Berubah
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Pulang Tanpa Kesepakatan
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diamankan KPK dalam OTT