Mobil operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) punya tugas khusus. Itu pesan tegas dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, kepada para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Intinya, kendaraan itu cuma untuk mengantar bantuan gizi ke sekolah dan posyandu, bukan untuk keperluan lain.
"Mobil operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apalagi untuk urusan lain," tegas Nanik di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, sudah ada sanksi menanti bagi yang melanggar. Sanksinya berupa penghentian sementara operasional SPPG. Jadi, bukan main-main.
Di sisi lain, Nanik juga menyoroti soal kebersihan. Mobil yang dipakai belanja ke pasar, menurutnya, berisiko mengotori bahan pangan yang akan diolah. "Bisa dipastikan bahan baku yang dibeli masih harus dibersihkan lagi," ujarnya. Itu sebabnya, kebersihan mobil harus dijaga ketat.
Lalu, bagaimana kalau mitra atau pemasok memaksa menggunakan mobil SPPG untuk belanja?
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi
Persib Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan di GBLA Saat Hadapi Madura United
Pemkab Bogor Siapkan 55 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran dari Stadion Pakansari
Ledakan Bahan Peledak di Fasilitas Dekat Zurich Lukai Dua Orang