Kobaran api besar melumat sebuah pabrik briket arang di Cirebon, Rabu malam lalu. Kejadiannya di Desa Marikangen, Plumbon. Bangunan pabrik itu sampai roboh diterjang si jago merah, bahan baku di dalamnya pun habis tak bersisa.
Untungnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tapi kerugiannya nggak main-main, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dari video amatir yang beredar, terlihat jelas asap pekat membubung tinggi, lalu atap bangunan itu ambruk dilalap api.
Menurut sejumlah saksi, apinya membesar dengan sangat cepat. Hanya dalam hitungan singkat, seluruh area pabrik sudah dikuasai oleh kobaran oranye yang panas itu. Untuk mengatasinya, petugas harus mengerahkan setidaknya empat unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Cirebon.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat, Dadang Suhendar, punya penjelasan. Ia menduga sumber api pertama kali berasal dari oven yang kepanasan atau overheat.
"Penyebabnya overheat mesin karena diperkirakan ada petugas baru jaga malam yang belum tahu," ujar Dadang di lokasi kejadian.
Dari oven itu, percikan api kemudian menjalar ke material kayu yang ada di sekitarnya. Bahan-bahan itu kan mudah terbakar, ya. Akhirnya, api pun merambat dengan liar, melahap tidak hanya kayu mentah tapi juga briket arang yang sudah siap dikirim ke luar negeri.
Proses pemadaman sendiri berlangsung alot. Butuh waktu lebih dari satu jam bagi petugas untuk akhirnya bisa mengendalikan situasi. Bahkan setelah api padam, mereka masih harus melakukan pendinginan di beberapa titik yang masih menyimpan bara. Sungguh pemandangan yang mencemaskan bagi warga sekitar.
Artikel Terkait
Marc Marquez Juarai Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 Usai Dominasi Penuh dari Start Hingga Finis
Kapten Marseille Leonardo Balerdi Cedera Betis, Tinggalkan Pemusatan Latihan Timnas Argentina
Rachel/Febi Gagal ke Final Usai Dikalahkan Unggulan Pertama China di Semifinal Indonesia Open 2026
Timnas Voli Putri Indonesia Kalahkan Iran 3-1 di Laga Perdana AVC Cup 2026