Keadaan PSM Makassar memang bikin deg-degan. Juku Eja baru saja tumbang lagi, kali ini dari Persebaya Surabaya dengan skor 0-1. Itu artinya, sudah tiga laga beruntun mereka pulang dengan tangan hampa, tanpa poin sama sekali.
Gol semata wayang di laga tadi malam cuma memperpanjang catatan suram yang sedang membelit mereka. Tren negatif ini, mau tak mau, bikin posisi di klasemen makin seret.
Nyaris Tanpa Daya
Lihat saja tiga pertandingan terakhir. Serangan PSM terasa mandek, kesulitan banget bongkar pertahanan lawan. Kreativitas di lini tengah seolah menguap, ditambah penyelesaian akhir yang kurang greget. Pokoknya, efektivitas mereka di depan gawang lawan masih jadi tanda tanya besar.
Akibatnya, posisi mereka sekarang mentok di papan tengah klasemen. Dari 23 laga yang udah dijalani, konsistensi tetap jadi masalah utama. Pertahanan suka lengah di detik-detik genting, sementara serangan belum bisa diandalkan sebagai penentu.
Waktunya Berbenah
Tekanan jelas makin besar. Kalau kondisi kayak gini dibiarkan, bukan cuma diam di tempat bisa-bisa PSM melorot ke zona bawah. Suporter sih masih setia beri dukungan, tapi itu saja nggak cukup.
Yang dibutuhkan sekarang adalah evaluasi menyeluruh. Perubahan strategi dan mentalitas bertanding itu urgent banget.
Manajemen dan pelatih harus segera cari solusi. Kompetisi makin panas, dan PSM harus buru-buru balik ke jalur kemenangan sebelum semuanya terlambat.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Hentikan Nafkah ke Sarwendah karena Tak Dapat Akses Temui Anak
Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Orang, 55 Warga Mengungsi
Polisi Bekuk Komplotan Pembegal Truk di Maros, Target Empat Lokasi
Timnas Putri Indonesia Umumkan 25 Pemain untuk Garuda Champion Series 2026, Diperkuat Diaspora