Dua Penerjun Tewas di Pangandaran Usai Angin Kencang Ubah Arah Terjun

- Jumat, 02 Januari 2026 | 18:18 WIB
Dua Penerjun Tewas di Pangandaran Usai Angin Kencang Ubah Arah Terjun

Semuanya bermula dari Bandara Nusawiru, Selasa (30/12) pagi. Pesawat latih Cessna 185 PK-SRC milik Genesa Flight Academy membawa lima atlet penerjun payung. Mereka lepas landas sekitar pukul 10.15 WIB, menuju ketinggian yang direncanakan.

Namun begitu, situasi berubah tak terduga. Saat mencapai 10.000 kaki, angin berubah secara signifikan. Perubahan itu begitu kencang, membuat kelima penerjun itu kehilangan kendali dan sama sekali melenceng dari arah pendaratan yang aman.

Kekacauan di udara itu berakhir dengan pendaratan darurat. Tiga penerjun beruntung bisa mendarat di Pantai Bojongsalawe dengan selamat. Sayangnya, nasib berkata lain untuk dua orang lainnya.

"Dua penerjun lainnya jatuh ke perairan laut," kata Andri mengenang kejadian itu.

Satu korban sempat dievakuasi dari laut dalam kondisi meninggal karena tenggelam. Korban terakhir, seperti yang dilaporkan, baru ditemukan pagi tadi setelah tiga hari hilang di lautan.


Halaman:

Komentar