Mendengar pengakuan itu, polisi langsung bergerak cepat. Mereka segera menghubungi Kepala Stasiun setempat. Tujuannya jelas: agar petugas yang mabuk itu segera diganti. Bayangkan saja risikonya. Kondisi seperti itu sangat berbahaya, bukan hanya bagi operasi kereta api tapi juga bagi pengendara yang melintas. Satu kesalahan kecil dalam menutup palang pintu bisa berakibat fatal.
Kurang lebih sepuluh menit kemudian, petugas pengganti tiba di lokasi dan mengambil alih tugas. Sementara itu, petugas yang bermasalah itu diamankan oleh anggota Polsek.
“Kami memberikan imbauan dan pembinaan kepada yang bersangkutan, serta memanggil pihak keluarganya untuk menjemput,” tambah Kapolsek.
Amirudin menegaskan, langkah tegas ini murni untuk pencegahan. Keselamatan masyarakat dan keamanan transportasi kereta api, khususnya di wilayah Cibatu, harus jadi prioritas utama. Sebuah insiden yang mestinya bisa dihindari, berhasil diamankan berkat kewaspadaan patroli di penghujung tahun.
Artikel Terkait
Noel Mengeluh Gangguan Pembuluh Darah Otak, Ancaman Operasi Usai Sidang Tipikor
Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo Tewaskan Satu Pekerja, Dua Luka Parah
Sidang Tuntutan Youtuber Resbob Ditunda, JPU Dinyatakan Belum Siap
Mendikti Dorong Digitalisasi Penuh dan Penataan Ulang Jadwal Kuliah di Kampus