Di awal tahun 2026, cuaca tak sepenuhnya bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Bibit Siklon 90S yang mereka pantau akhirnya berkembang menjadi Siklon Tropis Iggy. Perkembangan ini terjadi tepat di tanggal 1 Januari.
“Saat ini posisi berada di Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta dengan kecepatan angin maksimum 40 knot (75 km/jam) dan tekanan minimum 998 hPa,”
Demikian penjelasan BMKG pada Jumat (2/1/2026).
Sebelumnya, bibit siklon ini memang sudah berada di bawah pengawasan ketat. Namun begitu, pergerakannya justru mengarah ke wilayah tanggung jawab Australia. Itulah mengapa nama "Iggy" diberikan oleh Badan Meteorologi Australia atau BoM.
Berita baiknya, intensitas siklon ini diprakirakan akan melemah. Menurut BMKG, kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Iggy dalam 24 jam ke depan menurun ke kategori Low. Arah pergerakannya pun mengarah ke barat daya artinya, semakin menjauhi wilayah Indonesia.
Artikel Terkait
Doa Imam Khalid Latif Warnai Pelantikan Bersejarah Wali Kota Muslim Pertama New York
Laporan MKMK Ungkap Satu Hakim Absen 29 Persen Sidang
Adi Prayitno Soroti Upaya Adu Domba di Balik Isu Ijazah Jokowi
Menara Putih Damaskus: Titik Temu Nabi Isa dan Pasukan Terakhir