Malam Sabtu (4/4) di Lanud Adisutjipto Yogyakarta terasa berat. Di sana, jenazah dua prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon akhirnya diserahterimakan kepada keluarga mereka. Keduanya adalah bagian dari Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa, atau UNIFIL.
Pesawat yang membawa mereka mendarat pukul 21.15 WIB. Jenazah Serka Anumerta M. Nur Ichwan asal Magelang dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon dari Kulon Progo itu kemudian disambut dalam upacara militer yang khidmat. Upacara dipimpin langsung oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.
Usai acara, Brigjen Yuniar menjelaskan rencana pemakaman. Rupanya, prosesi penghormatan terakhir akan berlangsung terpisah, namun tetap pada hari yang sama.
"Ada dua jenazah, yang satu dimakamkan di Magelang besok pagi jam 09.00 WIB. Malam ini berangkat juga dengan Irup (Inspektur Upacara) adalah Bapak Wakil Panglima TNI," ujarnya.
Ia menambahkan, Serka Anumerta M. Nur Ichwan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmoloyo II Magelang.
"Kemudian, yang satu warga Kulon Progo (Farizal Rhomadhon), dimakamkan di TMP Kulon Progo besok jam 09.00 WIB dengan Irup Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI, Letjen TNI Candra," katanya lagi.
Menurutnya, kedua prosesi pemakaman nanti akan dilaksanakan secara militer penuh. Sebuah penghormatan terakhir yang layak bagi pahlawan yang gugur jauh dari tanah air.
Kedua prajurit ini adalah bagian dari tiga anggota TNI yang menjadi korban dalam insiden di Lebanon. Kini, mereka pulang untuk peristirahatan terakhir di kampung halaman, dikelilingi sanak keluarga dan penghormatan bangsa.
Artikel Terkait
Agung Laksono Restui La Ode Safiul Akbar Maju Calon Ketum Kosgoro 1957, Target Dongkrak Suara Golkar di Pemilu 2029
Polrestabes Makassar Tangkap Pemuda 19 Tahun yang Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun, Pelaku Semua Buat Keributan Saat Olah TKP
Bogor Hornbills Paksa Laga Penentuan Usai Kalahkan Kesatria Bengawan Solo di Overtime
Zelensky Minta Tambahan Rudal Patriot ke AS di Tengah Serangan Rudal Balistik Rusia yang Meningkat