Zelensky Minta Tambahan Rudal Patriot ke AS di Tengah Serangan Rudal Balistik Rusia yang Meningkat

- Rabu, 27 Mei 2026 | 23:55 WIB
Zelensky Minta Tambahan Rudal Patriot ke AS di Tengah Serangan Rudal Balistik Rusia yang Meningkat

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara resmi meminta tambahan pasokan amunisi pertahanan udara dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui sebuah surat yang dikirim pada akhir Mei. Permintaan tersebut menekankan kebutuhan mendesak akan rudal untuk sistem Patriot PAC-3 guna menghadapi ancaman rudal balistik Rusia yang terus meningkat.

Surat yang dikirim pada 26 Mei itu menyoroti ketergantungan Ukraina terhadap Washington dalam menjatuhkan serangan rudal, meskipun Kyiv telah mengembangkan kemampuannya sendiri untuk mencegat drone jarak jauh. Dalam dokumen tersebut, Zelensky secara eksplisit meminta AS untuk membantu mengamankan alat perlindungan vital terhadap apa yang disebutnya sebagai teror Rusia, termasuk sistem tambahan untuk menghentikan rudal balistik.

Permintaan ini muncul hanya beberapa hari setelah salah satu serangan gabungan rudal dan drone terburuk menghantam Kyiv sejak invasi Rusia dimulai lebih dari empat tahun lalu. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah di sejumlah titik di ibu kota Ukraina.

Di sisi lain, seorang pejabat senior di kepresidenan Ukraina mengakui bahwa mencari amunisi untuk sistem pertahanan udara canggih buatan sekutu Barat bukanlah perkara mudah. “Saat ini sulit untuk menemukan rudal karena ada begitu banyak pesanan lain di Teluk dan tempat-tempat lain seperti itu,” ujar pejabat tersebut kepada AFP dalam wawancara terpisah.

Ia juga menambahkan bahwa pasokan melalui sistem PURL mekanisme yang memungkinkan sekutu Eropa Ukraina membeli senjata dari AS atas nama Kyiv mengalami perlambatan. Kondisi ini diperparah oleh perang di Timur Tengah yang memaksa sekutu AS mengalokasikan sejumlah besar amunisi pertahanan udara untuk melindungi instalasi di kawasan Teluk.

Sementara itu, keberhasilan Ukraina dalam perang drone justru menarik perhatian negara-negara Teluk. Beberapa di antaranya kini tertarik pada kemampuan Kyiv menangkal jenis drone rancangan Iran yang sebelumnya menjadi ancaman di kawasan tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini