Yang bikin ceritanya makin unik adalah lokasi pelantikan intinya. Sebagai simbol penghematan dan kedekatan dengan warga biasa, Mamdani memilih sebuah stasiun kereta bawah tanah tua di bawah City Hall yang sudah tak beroperasi. Bayangkan, di ruang bawah tanah yang penuh sejarah itulah sumpah jabatan penting ini diucapkan.
Kemenangannya di pilkada November 2025 memang telah mengantarkannya ke posisi ini. Kini, dia bukan cuma wali kota Muslim pertama, tapi juga yang pertama berasal dari keturunan Asia Selatan di New York City.
Momen bersejarah itu pun ramai diberitakan.
Jadi, begitulah kisahnya. Sebuah pelantikan yang sederhana secara biaya, tapi sarat makna dan simbol. Di kota yang serba gemerlap, ternyata kekuasaan bisa dimulai dengan cara yang tak biasa.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata AS-Iran Goyah, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Waterboom Grand Mall Maros Tawarkan Wahana Air Terjangkau di Dekat Makassar
Proyek Perbaikan Jalan Aroepala Makassar Picu Kemacetan, Diklaim Bukan Sekadar Tambal Sulam
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada Perdagangan Kamis