Dua Truk Tabrakan di Jalur Pantai Sebalang, Diduga Rem Blong

- Rabu, 31 Desember 2025 | 20:18 WIB
Dua Truk Tabrakan di Jalur Pantai Sebalang, Diduga Rem Blong

Kecelakaan Maut di Jalur Pantai Sebalang, Dua Truk Bertabrakan

Lampung Selatan – Suasana mencekam menyelimuti Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di dekat Pantai Sebalang, Rabu (31/12) lalu. Kecelakaan hebat melibatkan dua truk telah merenggut nyawa dan mengganggu arus lalu lintas di jalur utama itu.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat dua unit truk dalam kondisi rusak parah. Sudah sejak awal, petugas kepolisian tampak sigap berada di lokasi. Mereka berusaha mengevakuasi korban sekaligus mengurai kemacetan yang mengular.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan, Iptu I Made Agus, membenarkan kejadian tersebut. Dia bersama tim langsung turun ke TKP begitu mendapat laporan.

"Benar, saya bersama Kanit Gakkum serta personel Satlantas turun langsung. Prioritas kami mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas agar tidak macet total," ujar Made saat dikonfirmasi.

Dari pemeriksaan sementara, penyebabnya diduga klasik namun fatal: rem blong. Truk yang berasal dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung itu diduga mengalami gangguan sistem pengereman.

"Diduga truk dari Bakauheni itu remnya bermasalah. Akibatnya, dia menabrak kendaraan lain yang sedang berhenti di pinggir jalan, mungkin untuk perbaikan," jelas Made lebih lanjut.

Akibat tabrakan keras itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, proses olah TKP dan pemeriksaan saksi masih terus dilakukan oleh petugas untuk mengungkap kronologi pasti.

"Untuk korban, masih dalam perjalanan ke rumah sakit," sebutnya singkat.

Di akhir penjelasannya, Made kembali mengingatkan hal yang sering dianggap sepele. Keselamatan berkendara, kata dia, dimulai dari kendaraan yang layak dan pengemudi yang fit.

"Kami imbau semua pengemudi, berhati-hatilah. Pastikan kondisi kendaraan prima, dan fisik pengemudi juga sehat. Jangan sampai lengah, keselamatan itu nomor satu," pungkasnya tegas.

Kejadian ini kembali menyisakan duka dan peringatan keras di penghujung tahun. Lalu lintas di jalur tersebut sempat tersendat beberapa jam sebelum akhirnya bisa dinormalkan kembali oleh petugas.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar