JAKARTA – Bareskrim Polri akhirnya meringkus bandar narkoba Koh Erwin. Penangkapan ini punya cerita yang menarik, karena Erwin diduga punya koneksi dengan mantan pejabat polisi, eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Konon, Erwin ini biasa menyetorkan uang hingga barang haram ke sang eks perwira.
Yang menarik, saat ditangkap, polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangannya. Tidak main-main.
“Barang bukti, uang tunai Rp 4.800.000; uang tunai RM 20.000; 1 unit jam tangan merek TAG Heuer dan 1 unit HP Samsung,” jelas Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Jumat lalu.
Lalu, bagaimana polisi bisa menangkapnya? Ceritanya berawal dari penyelidikan intensif. Tim gabungan dari Bareskrim dan Satgas NIC awalnya memantau orang-orang yang dicurigai membantu pelarian Koh Erwin. Pengembangan demi pengembangan dilakukan.
Ujungnya, polisi menemukan seorang fasilitator bernama Rusdianto, atau yang akrab disapa Kumis. Pria inilah yang disebut-sebut menyiapkan kapal untuk menyeberang ke Malaysia.
Menurut informasi, Kumis dihubungi oleh seorang tokoh misterius bernama “The Doctor”. Tugasnya jelas: bantu Erwin kabur.
Nah, di sinilah ketegangannya. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan posisi Erwin yang sudah nyaris mencapai perairan Malaysia. “Diketahui bahwa Erwin Bin Iskandar telah hampir mencapai wilayah perairan Malaysia dan segera keluar dari yurisdiksi hukum Negara Republik Indonesia,” terang Eko. Hampir saja.
Tapi, tim berhasil bergerak cepat. Mereka mengidentifikasi dan menangkap Koh Erwin tepat sebelum ia melintas masuk ke wilayah hukum Malaysia. Hanya selisih tipis.
“Pada saat diamankan, Erwin Bin Iskandar tidak melakukan perlawanan,” tutur Eko. Setelah itu, Erwin dibawa untuk pemeriksaan lebih mendalam. Polisi juga masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat dalam upaya pelariannya.
Artikel Terkait
PSG Juara Liga Champions 2026, Momen Kiper Safonov Baca ‘Contekan’ Penalti Arsenal Viral
Puskesmas Tiron di Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Mathew Baker, 17 Tahun, Resmi Masuk Skuad Senior Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
Joey Pelupessy Perpanjang Kontrak di Lommel SK Usai Bawa Klub Promosi ke Liga Utama Belgia