Memang, kondisi Jakarta saat ini dinilai sudah kondusif. Namun begitu, langkah ini dianggap perlu sebagai bentuk antisipasi. “Ini adalah antisipasi. Jangan sampai… lebih baik kita preventif kan, daripada menunggu kejadian,” ucap Nugroho.
Ia juga menekankan satu hal penting: sinergi. Menjaga keamanan bukan hanya tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab bersama.
Lalu, di mana saja fokus pengamanan ini? Nugroho menyebut, pada malam Natal ini, perhatian utama adalah rute dan wilayah menuju tempat ibadah. Namun, itu bukan satu-satunya.
Bagaimana dengan ancaman? Nugroho memastikan tidak ada ancaman khusus yang menerpa. Situasi jelang Natal berlangsung aman.
Pengamanan ini, kata dia, tak akan berhenti usai malam Natal. Mereka akan tetap siaga, menjaga Jakarta hingga perayaan Tahun Baru 2026 nanti.
Jadi, itulah yang terjadi di Monas siang itu. Sebuah persiapan besar-besaran, bukan karena situasi darurat, tetapi lebih pada komitmen untuk menjamin keamanan dan ketenangan bagi semua yang merayakan.
Artikel Terkait
Elkan Baggott dan Timnas Indonesia Siap Tampil Beda di Era Baru John Herdman
PSM Makassar Gelar Latihan Perdana Usai Libur, Lima Pemain dan Pelatih Trucha Absen
Brigjen TNI (Mar) Briand Iwan Prang Diangkat sebagai Dosen Tetap Universitas Pertahanan
Program Makan Bergizi Gratis Diwarnai Ribuan Pelanggaran, 1.030 Dapur Ditangguhkan