GOIANIA – Jorge Martin sukses naik podium di MotoGP Brasil 2026. Tapi, buat tim Aprilia Racing, prestasi itu justru bikin kepala pusing. CEO mereka, Massimo Rivola, mengaku jujur: mengatur dua pembalap top sekaligus itu nggak gampang.
Sepanjang akhir pekan di sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Martin memang luar biasa. Setelah finis ketiga di Sprint Race, “Martinator” itu berhasil naik satu anak tangga lagi di race utama, jadi runner up. Performa yang solid.
Hasilnya, Aprilia akhirnya merasakan lagi finis 1-2 setelah sekian lama. Terakhir kali mereka melakukannya lewat Aleix Espargaro dan Maverick Vinales di Catalunya 2023. Rivola tentu bangga. Namun begitu, di balik kebanggaan itu ada tantangan yang nggak sederhana.
Rivola sekarang harus pintar-pintar mengelola Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Kalau nggak, bisa-bisa suasana di garasi jadi runyam. Tapi anehnya, sang CEO justru terlihat antusias menghadapi situasi ini.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Tak Puas dengan Podium Perdana, Fokus ke Moto3 AS
Mercedes Incar Hattrick, Ferrari Siap Gagalkan Dominasi di F1 GP Jepang 2026
PSS Sleman Jaga Momentum Usai Libur, Siap Hadapi Kendal Tornado
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil