Banjir dan Longsor Cianjur Lumpuhkan 5 Kecamatan, Jembatan Putus!

- Rabu, 12 November 2025 | 00:30 WIB
Banjir dan Longsor Cianjur Lumpuhkan 5 Kecamatan, Jembatan Putus!

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Jalan di Lima Kecamatan Cianjur

Bencana banjir dan tanah longsor melanda lima wilayah kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (11/11/2025) petang. Kejadian ini menyebabkan terputusnya akses jalan utama dan jalan kampung akibat kerusakan infrastruktur.

Kelima kecamatan yang terdampak bencana alam ini adalah Mande, Cugenang, Naringgul, Cidaun, dan Tanggeung. Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, hujan dengan intensitas tinggi memicu dua jenis bencana secara bersamaan.

"Hujan deras menyebabkan banjir di Cidaun dan Tanggeung. Sementara itu, kejadian longsor dilaporkan terjadi di Naringgul, Cugenang, dan Mande," jelas Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat.

Dampak Kerusakan Infrastruktur dan Pertanian

Banjir di Kecamatan Tanggeung mengakibatkan kerusakan parah pada Jembatan Merah, sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Pageurmaneh dan Desa Karangtengah. Jembatan yang terputus ini membuat akses transportasi warga di dua desa tersebut lumpuh total.

Sementara di Kecamatan Cidaun, luapan sungai menyebabkan tanggul penahan air jebol. Akibatnya, beberapa hektare lahan persawahan milik warga terendam banjir, mengancam hasil pertanian setempat.

Untuk bencana tanah longsor, material tanah dan batu menimbun akses jalan kampung di Kecamatan Mande dan Cugenang. Di Kecamatan Naringgul, longsor justru menimbun areal persawahan warga. Meskipun sebuah rumah di Kecamatan Mande dilaporkan terdampak, kerusakan yang terjadi tidak termasuk dalam kategori berat.

Kejadian banjir dan longsor di Cianjur ini kembali menyoroti kerentanan beberapa wilayah di Jawa Barat terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat memasuki puncak musim penghujan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar