Kejaksaan Agung melalui Badan Pemulihan Aset memamerkan puluhan barang rampasan dari kasus korupsi di tengah keramaian Car Free Day Jakarta, Minggu pagi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transparansi sekaligus percepatan pemulihan kerugian negara melalui lelang terbuka.
Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja digelar di ruang publik untuk membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat. Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama dalam proses pemulihan aset negara.
"Acara ini kami adakan untuk lebih membuka diri, untuk lebih mengukur integritas kita," ujarnya di lokasi.
"Dan untuk lebih mempercepat proses penjualan dalam rangka untuk pemulihan kerugian negara, dalam rangka untuk pemulihan kerugian masyarakat sebagai korban dari tindak pidana," tambahnya.
Seluruh barang lelang dipajang rapi di kawasan Gate 6 Gelora Bung Karno, Jalan Jenderal Sudirman. Dari pantauan di lokasi, deretan kendaraan mewah menjadi pusat perhatian pengunjung yang melintas.
Beberapa di antaranya adalah Ferrari 488 dengan harga awal Rp6,5 miliar lebih, Ducati Superleggera V4 yang dibanderol Rp1,4 miliar, serta Harley Davidson Road Glide dengan harga awal Rp87,4 juta. Sebuah Porsche 911 silver juga turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, bukan hanya kendaraan yang menjadi sorotan. Sejumlah tas mewah dari merek Hermes, Dior, dan Louis Vuitton, serta perhiasan dan lukisan emas, juga ikut ditampilkan. Seluruh barang tersebut merupakan hasil rampasan dari perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap.
Kegiatan ini merupakan bagian dari BPA Fair 2026 yang dirancang untuk mensosialisasikan mekanisme lelang kepada publik. Dengan menghadirkan aset-aset bernilai tinggi di ruang terbuka, Kejagung berharap minat masyarakat terhadap proses lelang semakin meningkat.
Artikel Terkait
Polri Amankan 321 WNA di Sarang Judi Online Jakarta Barat
Deklarasi Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah Dikumandangkan di CFD Rasuna Said Sambut HUT ke-499 Jakarta
Polda Lampung Bentuk Tim Khusus Buru Pembunuh Brigpol Arya Supena
Wakil Ketua Komisi VI Tinjau Jalan Alternatif Koto Baru, Target Pembebasan Lahan Rampung Akhir 2026