Basarnas Yogyakarta Kerahkan 91 Personel untuk Kawal Libur Nataru

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:30 WIB
Basarnas Yogyakarta Kerahkan 91 Personel untuk Kawal Libur Nataru

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Basarnas Yogyakarta tak main-main. Mereka menyiagakan 91 personel khusus untuk mengawal periode liburan yang panjang itu. Operasi Siaga SAR Nataru ini rencananya bakal berlangsung hingga 5 Januari 2026.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, membeberkan bahwa personel tersebut disebar di berbagai titik kunci. Mereka bertugas mulai dari kantor pusat, Pos SAR Gunungkidul dan Kulon Progo, hingga Unit Siaga SAR di Sleman dan Kota Yogyakarta.

“Untuk patroli mobile, kami menggunakan kendaraan D-Max yang sudah dilengkapi peralatan ekstrikasi, tas medis, dan peralatan evakuasi lain,” jelas Rio pada Sabtu (20/12).

Rutenya cukup panjang, mencakup Terminal Giwangan, sejumlah pantai seperti Parangtritis, Baru, dan Samas, lalu Jembatan Kabaranan, sebelum akhirnya kembali ke kantor Basarnas.

Di sisi lain, Pos SAR Gunungkidul juga punya agenda patroli sendiri. Mereka akan menyisir pantai-pantai yang diprediksi bakal ramai dikunjungi wisatawan.

“Patroli mobile Pos SAR Gunungkidul dengan rute Pantai Sadeng, Pantai Wediombo, Pantai Siung, Pantai Sadranan, Pantai Baron, Pantai Ngobaran, Pantai Indrayanti, Pantai Drini dan kembali ke Pos SAR Gunungkidul,” paparnya lebih detail.

Tim di Gunungkidul ini dilengkapi peralatan lengkap, siap menangani evakuasi mulai dari kecelakaan laut sampai lalu lintas. Hal serupa juga berlaku untuk tim patroli di wilayah Kulon Progo.

“Sedangkan untuk Pos SAR Kulon Progo dilaksanakan patroli mobile dengan rute dari Pos SAR Kulon Progo, sepanjang jalan Provinsi Wates-Purworejo, UPPKB Kulwaru, Bandara YIA dan objek wisata pantai di wilayah Kulon Progo seperti Pantai Glagah, Pantai Trisik, Pantai Congot, dan di Waduk Sermo,” tambah Rio.

Sementara itu, kawasan wisata di Sleman seperti Kaliurang dan Candi Prambanan tak luput dari pengawasan. Unit Siaga SAR setempat akan berpatroli ke sana. Begitu pula dengan Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta yang fokus pada titik-titik keramaian seperti stasiun, keraton, bandara, hingga Malioboro.

Yang cukup menarik, ada juga posko gabungan yang bakal digelar di Pantai Parangtritis. “Kantor SAR Yogyakarta juga melaksanakan Posko Gabungan di Pantai Parangtritis dimulai tanggal 24 Desember-31 Desember bersinergi dengan Ditpolair Polda DIY, Sarsatlinmas wilayah 3 Parangtritis, dan potensi SAR,” katanya.

Khusus untuk posko di Parangtritis, perlengkapannya cukup mumpuni. Mulai dari rescue car, perahu karet, beach patrol, motor trail, sampai perlengkapan water rescue disiapkan.

Rio juga menyelipkan imbauan penting, terutama bagi wisatawan pantai. Dia meminta semua pengunjung untuk lebih berhati-hati. “Mengingat ombak yang tinggi dan banyaknya palung di Pantai Parangtritis yang dapat menyebabkan wisatawan terseret ombak,” tuturnya.

Pesan sederhananya: jangan berenang terlalu jauh dari tepi. Lebih baik menikmati liburan dengan aman, sementara tim siaga ini bekerja di belakang layar untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar