Ketua TP PKK Tri Tito Karnavian Apresiasi Capaian Imunisasi Anak Sulsel, Dorong Perbaikan Pola Asuh

- Rabu, 06 Mei 2026 | 08:25 WIB
Ketua TP PKK Tri Tito Karnavian Apresiasi Capaian Imunisasi Anak Sulsel, Dorong Perbaikan Pola Asuh

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, menyerukan peningkatan cakupan imunisasi anak di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai langkah strategis mewujudkan generasi Indonesia yang sehat. Dalam seruannya, Tri menekankan bahwa orang tua memiliki kewajiban fundamental untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap.

Tri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan monitoring ketat terhadap imunisasi zero-dose, yaitu kondisi anak yang sama sekali belum pernah menerima imunisasi. Menurutnya, imunisasi merupakan hak dasar anak yang harus dipenuhi melalui sinergi antara pemerintah dan orang tua.

“Nah, ini adalah contoh yang terbaik yang pernah saya temui. Karena sebelum ini, kami sudah menuju target-target yang diberikan oleh Kemenkes di tujuh provinsi, dan ternyata saya akui bahwa Provinsi Sulawesi Selatan yang terbaik,” kata Tri dalam keterangan tertulis, Rabu (6/4/2026). Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose Provinsi Sulsel di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (5/5).

Tri menilai tingginya capaian imunisasi di Sulsel tidak terlepas dari peran aktif para pimpinan daerah yang mampu mendorong keterlibatan seluruh jajaran. Meskipun imunisasi kerap dianggap sebagai rutinitas bagi keluarga yang memiliki anak, pada kenyataannya masih terdapat keluarga yang belum melaksanakannya. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui kolaborasi Puskesmas, Posyandu, dan TP PKK menjadi sangat krusial untuk terus meningkatkan cakupan imunisasi.

Apresiasi khusus diberikan Tri terhadap pendekatan pendataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa. “Saya bahagia sekali karena Ibu Bupati (Gowa) menyatakan bahwa kegiatan ini menyasar by name, by address. Jadi bukan hanya angka, tapi adalah per nama, per alamat, yang tentu data ini yang mengetahui adalah para perangkat pemerintah setempat,” ujar Tri.

Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah awal dalam membentuk generasi masa depan yang sehat. Imunisasi berperan penting dalam melindungi anak, khususnya balita, dari berbagai risiko penyakit di masa mendatang serta menjadi bagian dari upaya pencegahan yang efektif.

Di sisi lain, Tri juga menyoroti pentingnya pola asuh dalam keluarga. Menurutnya, masih adanya anak yang belum diimunisasi tidak lepas dari faktor pola asuh yang kurang tepat. “Kenapa imunisasi ini tidak dilakukan oleh orang tua? Pasti ada pola asuh yang salah,” ungkap Tri. “Nah ini, pola asuh ini tidak hanya mencakup kesehatan, tapi banyak juga hal-hal lain,” sambungnya.

Di akhir sambutannya, Tri berharap melalui penguatan monitoring bersama Puskesmas serta dukungan perangkat pemerintah hingga tingkat kecamatan dan desa, seluruh anak dapat memperoleh imunisasi secara lengkap. Ia juga mengapresiasi praktik baik di Sulsel yang dinilai dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Saya mengucapkan selamat kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Kabupaten Gowa, yang sudah melaksanakan kegiatan ini dengan mencapai target lebih dari 80% yang menjadi target dari Kemenkes. Dan ini luar biasa juga mendukung promosi kita, PKK bisa membantu gerakan mencapai target-target nasional,” kata Tri.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Naoemi Octarina Sudirman, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel dan Kabupaten Gowa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar