"Oleh sebab itu, tadi yang sudah datang dari daerah masing-masing saya minta tolong untuk ditanya ini butuh apa," pinta Megawati.
Pengalaman itulah yang kemudian mendorongnya membentuk Baguna. Ada satu aturan standar yang ia tegaskan: setiap kali Baguna turun ke lokasi bencana, mereka wajib langsung mendirikan dapur umum. Titik.
"Tidak ada perintah lagi begitu Baguna turun harus buka dapur umum. Waktu sekarang dapur umum harus dengan masakan yang hangat," tegasnya.
Prinsipnya sederhana: bantuan harus tepat guna dan manusiawi. Dapur umum itu, kata dia, terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan, tanpa pandang bulu.
"Itu tidak hanya orang partai siapa pun mau makan dipersilakan untuk makan. Ini enggak ada urusan partai, ini urusan kemanusiaan tahu," tutup Megawati dengan nada tegas.
Artikel Terkait
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Dokumen Epstein Bocor, Tautan Indonesian CIA dan Transaksi Properti dengan Trump Mengarah ke Hary Tanoe