Kroasia memutuskan untuk tidak ikut serta dalam ‘Dewan Perdamaian’ yang digagas Donald Trump. Kabar ini datang langsung dari Perdana Menteri Andrej Plenkovic, yang secara tegas menyatakan penolakan negaranya.
“Setelah analisis menyeluruh, posisi pemerintah... adalah bahwa saat ini Kroasia tidak akan bergabung dengan 'Dewan Perdamaian' karena sejumlah alasan,” ujar Plenkovic, Kamis lalu.
Ia berjanji akan memaparkan alasan lengkapnya di lain waktu. Namun begitu, langkah ini sebenarnya sudah bisa ditebak. Sejak diundang bergabung awal bulan ini, sikap Zagreb memang terlihat hati-hati, bahkan cenderung skeptis.
Di sisi lain, Plenkovic mengaku masih menunggu. Menunggu apa? Sikap resmi Uni Eropa. Sambil menunggu, mereka akan menilai ulang segala aspek proposal itu, terutama dari sisi hukum. Tampaknya Kroasia enggan bergerak sendiri dalam hal ini.
Artikel Terkait
UEFA Batalkan Finalissima 2026, Duel Spanyol vs Argentina Batal Digelar
Warga Rumbai Timur Lega, Jalan Teluk Leok yang Terbengkalai 10 Tahun Akhirnya Diperbaiki
Terminal Pakupatan Serang Catat Lonjakan Penumpang Jelang Mudik Lebaran
Iran Pertimbangkan Lintas Tanker di Hormuz dengan Syarat Bayar dalam Yuan