Dalam sebuah seminar di Jakarta belum lama ini, Tri Rismaharini, atau yang akrab disapa Risma, membagikan pengalaman mendebarkan saat upaya penyelamatan santri di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Saat itu, bangunan pondok roboh dan sejumlah santri masih terperangkap di bawah reruntuhan.
Menurut sejumlah saksi, kondisi saat itu benar-benar genting. Risma, yang hadir di lokasi, mengisahkan bagaimana dia sempat berdiskusi dengan seorang dokter di sana. Waktunya berjalan, dan para santri sudah hampir tiga hari tak mendapat asupan makanan sama sekali. Situasinya darurat.
"Sudah tiga hari mereka enggak makan," ujar Risma, mengenang.
"Saya ngomong sama Ibu dokter, Ibu itu kasih, mohon maaf saya nyebut merek, kasih aja Pocari, masukkan selang-selang itu ke dalam."
Sarannya itu ternyata membuahkan hasil. Beberapa santri yang terjebak akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Dari kejadian pahit itulah, mantan Wali Kota Surabaya ini kemudian menekankan satu hal: betapa krusialnya pengetahuan pertolongan pertama bagi siapa saja.
Artikel Terkait
Di Balik Senyum Kampus: Saat Kekuatan Lahir dari Keberanian untuk Lelah
Rindu yang Tertinggal di Stasiun Bandung
Tembak-Menembak di Yahukimo, Sopir Pikap Nyaris Jadi Sasaran
AS dan Iran Siap Berunding di Istanbul di Tengah Ketegangan yang Meningkat