"Jadi kita akan tahu bagaimana pertolongan pertama saat ada yang patah tulang dan sebagainya. Nah itu yang semua yang akan kita pelajari bersama," tegasnya.
Bagi Risma, ilmu untuk menolong sesama itu bisa didapat dari mana saja. Tidak harus dari bangku kuliah kedokteran. Jika masyarakat luas punya bekal pengetahuan dasar ini, dampak sebuah bencana bisa ditekan. Korban jiwa, dengan sendirinya, dapat diminimalisir.
"Karena itu, kita ingin kita bisa semua mengerti," pungkas Risma.
Alasannya sederhana namun mendalam. Bencana bisa terjadi di mana pun dan kapan pun. Seringkali, justru di sekitar kita. Dan saat itulah, bantuan pertama yang cepat dan tepat dari orang terdekat menjadi penyelamat nyawa yang paling berharga.
Artikel Terkait
Di Balik Senyum Kampus: Saat Kekuatan Lahir dari Keberanian untuk Lelah
Rindu yang Tertinggal di Stasiun Bandung
Tembak-Menembak di Yahukimo, Sopir Pikap Nyaris Jadi Sasaran
AS dan Iran Siap Berunding di Istanbul di Tengah Ketegangan yang Meningkat