Tembak-Menembak di Yahukimo, Sopir Pikap Nyaris Jadi Sasaran

- Selasa, 03 Februari 2026 | 01:50 WIB
Tembak-Menembak di Yahukimo, Sopir Pikap Nyaris Jadi Sasaran

JAKARTA – Sebuah mobil pikap yang membawa tiga orang menjadi sasaran tembakan di KM 7, Kampung Maroku, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Kejadian di wilayah Papua Pegunungan itu diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Suasana mencekam langsung menyergap jalur tersebut.

Menurut penjelasan Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, semuanya berlangsung cepat. Abdul Kadir (42) yang mengemudikan pikap itu bersama dua penumpangnya, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46), sedang melintas seperti biasa. Tiba-tiba, dari sisi kiri jalan, mereka melihat segerombolan orang bersenjata. Mereka diduga anggota KKB atau yang sering disebut OPM.

Lalu, beberapa kali dentuman terdengar. Tembakan itu mengarah langsung ke kendaraan mereka.

“Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat,”

kata Faizal Ramadhani, Senin (2/2/2026).

Dalam kepanikan yang tak terelakkan, Abdul Kadir memacu mobilnya sekuat tenaga menjauh dari lokasi, menuju Pelabuhan Logpon. Aksi nekat pun dilakukan salah seorang penumpang. Untuk menyelamatkan diri, dia memilih melompat ke semak-semak di pinggir jalan. Setelah situasi dirasa lebih aman, barulah dia kembali bergabung.

Di sisi lain, pihak kepolisian terus berupaya menenangkan situasi. Wakil Kepala Operasi yang sama, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.

“Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa,”

tegas Adarma.

Patroli kini diperketat. Meski demikian, nuansa tegang masih terasa menyelimuti kawasan itu pasca-insiden yang mengagetkan tersebut.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler