Kemeja Putih di Bondi Junction: Satu Lari Berani Hadang Senjata

- Senin, 15 Desember 2025 | 07:54 WIB
Kemeja Putih di Bondi Junction: Satu Lari Berani Hadang Senjata

Suasana panik di Westfield Bondi Junction tiba-tiba berubah menjadi adegan yang luar biasa berani. Seorang pria biasa, hanya mengenakan kemeja putih, terekam kamera justru berlari menghadapi seorang pria bersenjata. Aksi spontan itu, terjadi Minggu lalu, kini membuatnya dipuji sebagai pahlawan. Banyak yang percaya, tindakannya menyelamatkan nyawa orang lain.

Video yang viral itu cukup jelas. Pria berkemeja putih disebut media lokal sebagai Ahmed al Ahmed, seorang pemilik toko buah berusia 43 tahun terlihat di area parkir. Dia tak ragu. Dengan lari cepat, ia menerjang dari belakang pria berkemeja gelap yang sedang membawa senapan. Dalam sekejap, pelaku itu dijatuhkan. Senapannya berhasil direbut, dan segera diarahkan kembali ke si pemiliknya yang sudah terkapar.

Kebenaran rekaman itu telah dikonfirmasi Reuters. Mereka punya rekaman pendukung terverifikasi yang menunjukkan orang-orang yang sama. Dari pakaian yang dikenakan, pria bersenjata dalam video itu memang orang yang sama yang kemudian dikepung polisi.

Soal identitas si pria berani tadi, Reuters belum bisa mengonfirmasi langsung. Tapi Seven News, salah satu media lokal, sudah mengidentifikasinya. Kabarnya, dia sempat dirawat di rumah sakit dengan dua luka tembak. Kondisinya bagaimana? Itu masih belum jelas betul.

Di sisi lain, pujian sudah mengalir deras. Perdana Menteri Anthony Albanese tak sungkan menyebutnya pahlawan.

“Mereka adalah warga Australia yang lari menuju bahaya demi menolong orang lain. Keberanian mereka telah menyelamatkan nyawa,” ujar Albanese dalam sebuah konferensi pers.

Ungkapan serupa membanjiri media sosial. Warganet ramai-ramai menyampaikan kekaguman, menyebut aksinya luar biasa dan memberikan harapan di tengah tragedi.

Memang, insiden ini sungguh memilukan. Korban tewas mencapai 11 orang. Yang bikin pilu, pelakunya diketahui adalah seorang ayah dan anaknya. Salah satu dari mereka sekarang dilaporkan dalam kondisi kritis. Sebuah kisah yang berawal dari niat jahat, tapi diselingi secercah keberanian seorang warga biasa.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar