PBB Sambut Gencatan Senjata Sepihak Ukraina dan Rusia pada Awal Mei

- Rabu, 06 Mei 2026 | 07:30 WIB
PBB Sambut Gencatan Senjata Sepihak Ukraina dan Rusia pada Awal Mei

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang disampaikan oleh Ukraina dan Rusia pada Selasa (5/5). Langkah ini dinilai sebagai secercah harapan di tengah konflik berkepanjangan yang telah menelan banyak korban jiwa.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut positif gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh Ukraina, yang akan dimulai pada malam tanggal 5 hingga 6 Mei. Di sisi lain, Federasi Rusia juga mengumumkan gencatan senjata yang akan berlangsung pada tanggal 8 dan 9 Mei. “Kami menyambut baik gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh Ukraina, yang akan dimulai pada malam tanggal 5 hingga 6 Mei, serta gencatan senjata oleh Federasi Rusia, yang akan berlangsung pada tanggal 8 dan 9 Mei,” kata Dujarric, mengutip pernyataan resmi yang diterima pada Rabu.

Dujarric juga menyampaikan harapan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, agar gencatan senjata tersebut dapat berjalan dengan lancar dan efektif. “Sekretaris Jenderal menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata penuh, segera, tanpa syarat, dan berkelanjutan, yang mengarah pada perdamaian yang adil, menyeluruh, dan berkelanjutan, sesuai dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi PBB yang relevan,” ujarnya.

Sementara itu, pada Senin (4/5), Kementerian Pertahanan Rusia telah mengumumkan gencatan senjata pada 8 dan 9 Mei. Langkah ini diambil “untuk menghormati perayaan kemenangan rakyat Soviet dalam Perang Patriotik Besar.” Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Telegram, kementerian tersebut menegaskan bahwa Moskow akan melakukan segala hal yang diperlukan untuk memastikan keamanan selama perayaan berlangsung. Namun, Rusia juga memperingatkan akan adanya serangan rudal balasan “besar-besaran” jika perayaan tersebut diganggu.

Menanggapi pengumuman tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan gencatan senjata dengan Rusia mulai tengah malam di Kiev. Ia menekankan bahwa “nyawa manusia jauh lebih berharga daripada perayaan apa pun.” Zelenskyy juga menambahkan bahwa tidak ada permintaan resmi yang diajukan kepada Ukraina mengenai “penghentian permusuhan” yang diumumkan oleh Moskow selama perayaan Hari Kemenangan di Rusia.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar