"Itu cuma mitos," ujarnya, mencoba meredam kekhawatiran yang mulai merebak.
Di sisi lain, pemerintah daerah langsung mengambil sikap. Bupati Rokan Hulu, Anto, dengan tegas mengimbau masyarakat. Ia meminta agar tidak ada satu pun yang mencoba menangkap atau menyakiti lumba-lumba tersebut. Baginya, ini momentum berharga.
Fenomena langka ini, harap Bupati, bisa membangkitkan kesadaran kolektif untuk menjaga Sungai Rokan. Ekosistemnya harus tetap lestari, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi mendatang. Sampai sekarang, kedua lumba-lumba itu belum terlihat lagi. Mereka menghilang, meninggalkan decak kagum dan cerita yang akan dikenang lama.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Klok dan Egy Tak Masuk
Kakak Ipar Ancam Pakai Parang, Korban Tewas Jatuh Saat Kabur di Makassar
Wali Kota Makassar Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Idul Fitri
Menteri Amran Gelar Open House dan Ziarah Keluarga di Kampung Halaman Bone