Di sisi lain, gelombang solidaritas sudah mulai mengalir. Catatan pemerintah hingga saat ini menunjukan ada 77 lembaga dan hampir dua ribu relawan yang telah tiba di Aceh. Mereka berasal dari beragam latar, mulai dari NGO lokal, nasional, hingga internasional.
Beberapa nama yang tercatat di meja relawan BNPB antara lain Save The Children, Baznas, Islamic Relief, Relawan Nusantara, Yayasan Geutanyoe, dan sejumlah kelompok mahasiswa seperti FKKMK UGM. Daftarnya masih panjang.
“Kami perkirakan jumlah lembaga dan relawan ini akan terus bertambah seiring waktu,” kata MTA.
Ia juga menyampaikan apresiasi dari pimpinan daerah.
Niatnya jelas: membangun kembali Aceh dari puing-puing bencana, dengan memanggil kembali mitra lama yang memahami betul medan dan hati warga Aceh.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral