Forum komunikasi tersebut dibentuk berawal dari keprihatinan atas eksistensi perempuan di Jawa Barat yang sangat potensial untuk ikut membantu pemerintah memecahkan berbagai masalah.
Dalam acara tersebut, PPDS juga mendeklarasikan Jabar Anteng (Aman, Netral, Tenang). Menurut Bey, deklarasi tersebut sebagai upaya sekaligus komitmen untuk mewujudkan Pemilu yang aman, netral, dan tenang.
"Pada bulan November kita telah me-launching Jabar Anteng dan sekarang diperkuat lagi dan tentu kita yakin bahwa Jawa Barat, walaupun menjadi DPT terbesar 35,7 juta, tapi kita tetap tenang, aman," ucapnya.
Baca Juga: Siaga Nataru 2024, PLN Tak Ingin Ada Blackout, Waspadai Cuaca Ekstrem
Selain itu, Bey mengajak PPDS untuk turut serta dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing tinggi. Salah satunya dengan berbagi pengalaman kepada pelajar.
"Saya yakin kalau ibu bapak bisa berbagi pengalaman, SDM di Jabar akan lebih baik lagi," ucap Bey.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Anjir Jadi Bumbu Wajib: Ketika Makian Kehilangan Taring di Mulut Kaum Muda
Kemenangan Publik: Ijazah Jokowi Tak Lagi Jadi Dokumen Rahasia
Menteri Kesehatan: Stigma, Tantangan Terbesar Pengentasan Kusta di Indonesia
Pemulihan Pascabanjir Sumut Butuh Rp69,47 Triliun, Empat Kali Lipat Kerugian