Bagi yang ruangannya terbatas, Sujani punya saran. "Bisa pakai pohon cemara lipat. Praktis, tidak makan tempat, dan mudah dibawa-bawa kalau mau bepergian," tutur florist berusia 65 tahun itu.
Di sisi lain, ragam hiasan Natal di pasaran memang tak terhitung. Mulai dari sinterklas, boneka salju, sampai rusa menjadi pelengkap wajib. Harganya? Bervariasi. Untuk ornamen atau diorama dengan pencahayaan khusus, harganya bisa mencapai belasan juta rupiah, tergantung ukuran dan kerumitannya.
Seperti yang dirasakan Melia, salah satu pembeli yang sedang berburu aksesoris. "Kebetulan tahun ini saya pakai pohon natal sederhana. Cuma dikelilingi patung sinterklas kecil-kecil," katanya.
"Sekarang lagi cari tambahan lagi biar suasannya lebih meriah."
Artikel Terkait
Inflasi di Daerah Bencana Mulai Reda, Pasokan Barang Kembali Lancar
Selat Hormuz: Ketika Ancaman Lebih Berbahaya Daripada Serangan Itu Sendiri
Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Bantul, Trauma 2006 Kembali Terasa
Kampung Haji Indonesia di Makkah: Dari Penginapan Jadi Pusat Dagang Global