Viral Kasus WO Ayu Puspita, Polisi Bantah Kabar Pelaku Sudah Dilepas

- Senin, 08 Desember 2025 | 20:00 WIB
Viral Kasus WO Ayu Puspita, Polisi Bantah Kabar Pelaku Sudah Dilepas

Heboh di media sosial soal dugaan penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita ternyata disertai kabar simpang siur. Ada yang bilang si terduga pelaku sudah dilepas polisi. Tapi, jangan percaya dulu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dengan tegas membantah kabar itu. “Kami luruskan, tidak benar bahwa terduga pelaku dilepas oleh kepolisian Polda Metro Jaya,” tegas Budi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/12/2025).

Faktanya, penyidik Polres Metro Jakarta Utara justru sudah mengamankan satu orang berinisial APD. Empat orang lain yang diduga terlibat juga diamankan. Prosesnya masih berjalan, bahkan digarap secara maraton.

“Ini masih pendalaman proses penyidikan,” jelas Budi, yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu. “Kemungkinan akan ada peningkatan status jadi tersangka, lalu penahanan. Kami akan update terus ke rekan-rekan.”

Rupanya, laporan serupa berdatangan dari korban di lokasi berbeda. Salah satunya masuk ke Polda Metro Jaya pada 7 Desember sore, sekitar pukul lima. Menurut Budi, penanganan kasusnya nanti akan dilihat dari tempat kejadian perkara. Kalau di Jakarta Utara, ya tetap di Polres sana. Tapi kalau wilayah lain, bisa ditangani oleh Ditreskrimum.

Para korbannya adalah calon pengantin yang merasa dikhianati. Mereka sudah bayar mahal, tapi janji WO tak ditepati. Tenda, katering, booth semua berantakan. “Pernikahan itu dilaksanakan 6 Desember. Apa yang disepakati tidak sama, tidak tepat waktu, dan tidak ada konfirmasi. Ini yang dilaporkan kemarin,” ujar Budi.

Kerugiannya bervariasi, mulai dari Rp40 juta, Rp60 juta, sampai Rp80 juta. “Bervariasi, ada yang sekitar Rp40, 60, 80 (juta). Makanya kami masih menunggu laporan lengkap dari penyidik,” katanya.

Kasus ini mulai viral setelah sejumlah pasangan yang memakai jasa WO Ayu Puspita pada tanggal yang sama 6 Desember ramai mengadu di media sosial. Video penangkapan Ayu Puspita pun beredar luas, salah satunya di akun Instagram @jabodetabek24, yang memperlihatkan beberapa korban mendatanginya di kantor polisi.

Dalam video itu, Ayu Puspita berdalih bahwa ia memakai perlengkapan dekorasi miliknya sendiri dan cuma bayar pekerja, tanpa melibatkan vendor katering.

Namun, cerita dari korban sungguh memilikan. Samuel, salah satu korban, mengaku sudah membayar Rp82 juta untuk resepsi di Gedung Pelindo. Hasilnya? Acara berantakan. Tamu-tamu undangan pulang lebih cepat dari yang seharusnya.

“Saya korban yang sudah menikah di hari kemarin, 6 Desember 2025,” ujar Samuel.

Dia menceritakan, tamu-tamu yang datang akhirnya meninggalkan lokasi dengan cepat. Padahal, Samuel sudah membayar lunas. “Aku lunas, kak, sekitar Rp82 juta plus-plus,” katanya.

Yang lebih menyedihkan, Samuel sudah memesan villa dan tiket pesawat untuk bulan madu. Sekarang, rencana itu terpaksa ditunda karena dia harus fokus urus laporan ke polisi. “Sekarang dibawa ke Polres Jakarta Utara,” ucapnya.

Samuel pertama kali tahu tentang WO Ayu Puspita ini dari sebuah pameran pernikahan di Jakarta. “Aku tahu dari pameran,” kenangnya.

Kasus ini jadi pengingat pahit buat calon pengantin mana pun. Hati-hati lah memilih WO. Pastikan kontraknya jelas, layanannya transparan, dan jangan mudah tergiur harga sebelum semuanya dipastikan hitam di atas putih. Jangan sampai hari bahagia berubah jadi petaka.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar