BOLMONG – Bagi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, membangun Jalan Usaha Tani bukan sekadar soal membuka akses. Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta, ada harapan lebih. Mereka ingin proyek ini memberi dampak ekonomi yang langsung bisa dirasakan warga, terutama lewat penghasilan tambahan.
Caranya? Melalui program padat karya yang dikelola Dinas Perkebunan setempat. Masyarakat dilibatkan langsung, bukan cuma sebagai penerima manfaat akhir, tapi sebagai pelaku utama. Mereka yang bekerja, mereka pula yang mendapat upah dari proses pembangunannya.
Desa Otam Barat di Kecamatan Passi Barat jadi salah satu contohnya. Di sana, warga turun tangan. Mereka terlibat dalam pelaksanaan, bahkan ikut mengawasi jalannya pekerjaan JUT.
Senin lalu, tepatnya 8 Desember, Bupati Yusra Alhabsyi meninjau langsung progres pembangunan. Jalan ini sendiri merupakan aspirasi dari Anggota DPRD Dapil III Passi, Sutarsi Mokodompit.
“Kita buat pekerjaan ini sebagai padat karya,” ujar Yusra.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern