Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya serial Netflix Bridgerton kembali. Musim keempat resmi tayang mulai Kamis lalu, mengalihkan fokus pada kisah romansa Benedict Bridgerton, yang diperankan dengan apik oleh Luke Thompson. Kali ini, hati si putra kedua keluarga itu direbut oleh sosok misterius bernama Sophie Baek, diperankan oleh Yerin Ha.
Nah, soal Yerin Ha, pemirsa sepertinya tak cuma terpukau pada karakternya. Banyak yang langsung jatuh hati pada aktrisnya sendiri. Pencapaiannya cukup signifikan: dia adalah aktris Korea Selatan pertama, sekaligus bintang Asia kedua, yang berhasil menduduki peran utama di serial megah ini. Sebelumnya, posisi itu dipegang oleh Simone Ashley, yang berketurunan India lewat perannya sebagai Kate Bridgerton.
Momen Yerin dapat peran Sophie itu sendiri ceritanya cukup mengharukan. Saat kabar gembira itu datang, dia sedang tak jauh dari ibu kandungnya. "Saya sedang sarapan bersama ibu di sebuah kafe di Korea," ujarnya.
"Begitu telepon dari produser masuk, saya langsung keluar ke jalan. Ibu saya langsung tahu saya dapat peran itu. Bagaimana tidak? Saya langsung melompat-lompat bahagia di tengah jalanan Gangnam," kenang Yerin sambil tertawa.
Di balik senyum dan keceriaannya, siapa sebenarnya Yerin Ha? Berikut beberapa fakta tentangnya.
1. Akar Australia dengan Masa Kecil di Korea
Aksennya yang unik langsung menarik perhatian. Itu wajar saja. Meski lahir di Sydney, Australia, pada 16 Januari 1998, Yerin sempat menghabiskan sebagian masa kecilnya di Korea. Minatnya pada akting sudah muncul sejak dini, yang kemudian membawanya bersekolah di Kaywon High School of Arts di Seoul.
Tapi, dia memutuskan untuk kembali ke Australia untuk kuliah. Di sana, dia mendalami teater musikal di National Institute of Dramatic Art, Sydney. Jadi, sebelum terkenal lewat layar kaca, dunia panggung teater sudah jadi rumah baginya. Debut panggungnya adalah di Sydney Theatre Company lewat pertunjukan Lord of the Flies. Baru-baru ini, dia bahkan membintangi produksi teater The Maids di London.
2. Darah Seni Mengalir Deras
Bakat akting Yerin rupanya turun-temurun. Neneknya adalah aktris senior sekaligus politisi ternama Korea Selatan, Son Sook. Anda mungkin mengenalnya dari serial Netflix The Glory. Tak hanya itu, kedua orang tuanya pun bertemu dan jatuh cinta di sekolah drama.
"Nenek saya seorang aktris, orang tua saya bertemu di sekolah akting. Jadi, saya tumbuh dengan atmosfer teater dan film. Itu yang membentuk ketertarikan saya," tutur Yerin dalam sebuah wawancara.
3. Andil dalam Penamaan Karakter
Musim keempat Bridgerton ini diadaptasi dari novel Julia Quinn berjudul An Offer from a Gentleman. Dalam versi bukunya, Sophie memiliki nama belakang Beckett. Namun, produksi punya ide lain.
Untuk menghormati latar belakang Yerin, tim Shondaland memutuskan mengubah nama belakang karakter tersebut. Jess Brownell, penulis naskahnya, langsung menanyakan pada Yerin soal nama belakang Korea yang berawalan huruf 'B'.
"Baek," jawab Yerin tanpa ragu.
"Saya sangat menghargai perubahan ini. Ini tentang identitas dan budaya saya. Mungkin bagi sebagian orang ini hal kecil, tapi bagi saya, ketika serial sebesar ini menyesuaikan diri dengan saya, itu sangat memberdayakan," tegasnya.
4. Perjuangan Pribadi dengan Rasa Tidak Percaya Diri
Jangan dikira perjalanannya mulus. Di balik aura percaya dirinya, Yerin mengaku pernah berjuang melawan impostor syndrome. Perasaan sebagai orang yang "tidak pantas" itu cukup familiar baginya.
"Ada momen di hidup saya di mana saya merasa tidak layak dapat cinta, sulit menerima diri sendiri. Itu adalah perjalanan panjang yang masih saya jalani sampai sekarang," aku Yerin.
Menariknya, pengalaman pribadinya ini justru dia salurkan ke dalam perannya sebagai Sophie, seorang pelayan yang harus bergaul dengan kalangan elit.
5. Wajah Baru yang Penuh Bakat
Meski aktingnya terlihat matang, Yerin sebenarnya termasuk pendatang baru di industri. Sebelum Bridgerton, namanya mungkin terdengar lewat film Dune: Prophecy di tahun 2024. Beberapa proyek lainnya termasuk serial Halo (2022) dan film-film seperti Sissy (2022) serta Bad Behaviour (2023).
Dengan talenta yang dia miliki, plus kerja kerasnya, musim keempat Bridgerton ini bisa jadi adalah loncatan besar bagi karier Yerin Ha. Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Puasa Ayyamul Bidh Jatuh pada Jumat, Begini Hukumnya
Cuaca Panas dan Polusi Melemahkan Sistem Imun, Masyarakat Diimbau Lebih Waspada
Kris Dayanti Pukau Penonton di Womens Inspiration Awards 2026 dengan Pesan Pemberdayaan Perempuan
Andre Taulany Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Mantan Istri, Pilih Tak Banyak Komentar