Hasilnya cocok dengan sampel DNA Arum. Dengan demikian, kuat dugaan itu adalah jenazah Alvaro.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, telah menyerahkan kerangka tersebut kepada keluarga di RS Polri Kramat Jati sebelumnya. Kerangka itu sendiri ditemukan pada Minggu (23/11) lalu, setelah Alvaro hilang selama delapan bulan sejak Maret 2025.
Jalur penyelidikan polisi mengerucut pada satu nama: Alex Iskandar (49), ayah tiri korban. Pria itu ditetapkan sebagai tersangka penculikan dan pembunuhan.
Namun, cerita berakhir dengan twist pilu lainnya. Setelah ditahan dan menjalani pemeriksaan, Alex ditemukan tewas. Dia diduga bunuh diri di ruang konseling Polres Jakarta Selatan.
Duka ini, sayangnya, telah menjadi kenyataan. Sebuah keluarga hancur, dan seorang anak kecil telah pergi untuk selamanya.
Artikel Terkait
Kompolnas Selidiki Posisi Tangan Oknum Polisi dalam Rekaman CCTV Penembakan Remaja di Makassar
Lima Tersangka, Termasuk Mantan Anggota DPR, Ditahan dalam Kasus Korupsi Dana Irigasi Luwu
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 10,8 Bulan ke Depan
Kompolnas Pastikan Remaja Tewas di Makassar Akibat Tembakan Polisi