Dalam sidang kabinet paripurna di Istana, Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan laporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Intinya, soal penanganan bencana di Sumatera. Tito menyebut, instruksi presiden untuk menambah anggaran ke daerah-daerah yang terdampak sudah dilaksanakan.
“Kemudian untuk anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) yang Bapak sudah tambahkan, totalnya Rp 268 miliar,” ujar Tito.
Dia melanjutkan dengan nada yang cukup meyakinkan, “Kami sudah cek, Pak, tiga hari langsung masuk.”
Menurut laporannya, dana segar itu sudah diterima seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Sumatera yang terdampak. Prosesnya memang cepat. Masing-masing provinsi mendapat jatah tambahan sebesar Rp 20 miliar. Sementara itu, untuk tingkat kabupaten dan kota, anggaran tambahannya adalah Rp 4 miliar per daerah.
“Jadi ada Rp 60 miliar untuk tiga provinsi, kemudian Rp 208 miliar untuk 52 kabupaten dan kota,” jelas Tito, merinci alokasi dana tersebut.
Dengan demikian, total Rp 268 miliar itu diharapkan bisa segera digunakan untuk memulihkan kondisi di wilayah-wilayah yang porak-poranda akibat bencana. Sidang kabinet itu sendiri berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Makassar Kamis 7 Mei 2026: Subuh Pukul 04.44 Wita, Magrib Pukul 17.59 Wita
40 Rumah Sakit di Indonesia Kantongi Sertifikasi Syariah, Wamenkes Tegaskan Bersifat Inklusif
Menag: Borobudur Bukan Sekadar Warisan Budaya, Tapi Kitab Spiritual yang Hidup
Bajak Laut Somalia Gunakan Kapal Dhow UEA yang Dibajak sebagai Kapal Induk untuk Serang Kapal Lain